Cuaca Tak Menentu di Libur Nataru, Ini Tips Berkendara Aman Saat Hujan

2026-01-12 03:37:03
Cuaca Tak Menentu di Libur Nataru, Ini Tips Berkendara Aman Saat Hujan
SOLO, - Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 diprediksi turun hujan di sejumlah wilayah. Sehingga, pelancong tetap harus waspada dengan cuaca tak menentu tersebut.Bagi pelancong yang berlibur menggunakan mobil pribadi, sebaiknya mengantisipasi bila hujan turun secara tiba-tiba di perjalanan.Berikut tips berkendara aman saat hujan, terutama di tengah cuaca tak menentu pada libur Nataru yang biasanya diiringi lalu lintas padat.Baca juga: Masuk Musim Hujan, Periksa dan Ganti Ban Motor Sebelum BepergianSony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan panjang sebaiknya mempersiapkan fisik dengan baik, tidak hanya pengemudi tetapi juga penumpangnya.“Pengendara perlu menyiapkan kendaraan secara maksimal, utamanya ban, rem, wiper, lampu dan oli-oli,” ucap Sony kepada , belum lama ini.Pengendara perlu mengantisipasi bahaya aquaplaning ketika jalan basah. Kondisi jalan ini kerap diabaikan, tapi risikonya fatal.Baca juga: Wajib Ganti Oli Setelah Motor Terendam BanjirKompas.com/Ridho Danu Prasetyo Kemacetan di Jalan Gatot Subroto usai hujan mengguyur wilayah Jakarta pada Selasa soreSaat hujan, daya cengkram ban menurun, jarak pengereman jadi lebih panjang, bahkan bisa membuat mobil hilang kendali. Maka dari itu penting untuk mengurangi kecepatan 20 sampai 30 persen dari kondisi normal.“Penting untuk menambah jarak aman dengan kendaraan depan, sehingga ketika terjadi pengereman mendadak pengendara di belakang lebih mudah mengantisipasi,” ucap Sony.Cek ketebalan alur ban, pastikan masih jelas dan dalam, karena ban botak sangat berisiko terhadap bahaya aquaplaning. Periksa juga tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan dan berat muatan.Baca juga: Musim Hujan dan Arus Padat, Ini Tips Aman Berkendara Saat Libur Nataruwww.reifen.de Ilustrasi aquaplaningHardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda Yogyakarta mengatakan kondisi jalan basah harus diantisipasi oleh pengemudi, terlebih lagi mobil tidak dibekali fitur anti-lock brake system (ABS).“Hindari pengereman mendadak, mobil tanpa ABS sebaiknya melakukan rem bertahap, jangan sampai roda mengunci, itu bisa memicu mobil tergelincir, dan mobil dengan ABS cukup injak rem kuat dan stabil,” ucap Hardi kepada , Minggu .Masalah utama pengemudi ketika hujan turun adalah visibilitas, maka dari itu penting untuk memastikan wiper berfungsi baik, tidak meninggalkan garis air dan pastikan kaca depan tidak berembun dengan mengaktifkan defogger.Baca juga: Perawatan Motor Listrik Saat Musim Hujan: Pentingnya Seal BLDCinstagram.com/aboutdkj (tiktok.com/guru.horor7) mobil berhenti di bahu jalan sambil menyalakan hazard akibat hujan deras“Nyalakan lampu dekat saat hujan, agar pengendara di depan lebih jelas melihat keberadaan mobil kita, pastikan juga lampu rem menyala, itu bisa meningkatkan respons pengendara lain di belakang,” ucap Hardi.Komunikasi di jalan harus baik dan benar. Kadang, pengemudi menyalakan lampu hazard yang justru bisa bikin bingung pengendara lain.“Bila dihadapkan dengan genangan air, perhatikan kedalamannya, hindari genangan yang kedalamannya tidak bisa diperkirakan, jika terpaksa menerobos air, jaga putaran mesin stabil, jangan berhenti di tengah genangan,” ucap Hardi.Baca juga: Ingat Lagi Bahaya Jas Hujan Ponco bagi Pengendara MotorKOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Kondisi banjir di Jalan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat beberwpa waktu lalu. Banjir tersebut diakibatkan luapan sungai Citarum yang melintasi di sebagian besar wilayah Kabupaten Bandung.Pasalnya, tak ada mobil yang aman saat menerobos banjir. Air bisa masuk ke mesin, ruang kabin atau merusak komponen kelistrikan.Pelancong tidak perlu membawa barang bawaan berlebihan dan sebaiknya cukup sesuai kebutuhan. Selain tak perlu, overloading bisa mengganggu keseimbangan kendaraan saat melaju di jalan raya.“Saat perjalanan di hari H, pengendara wajib jaga emosi agar terhindar lelah yang berlebihan, hindari konflik dengan sesama yang membuat fokus dan mood mengemudi jadi terpecah,” ucap Sony.Baca juga: Mitos atau Fakta, Rem Mobil Jadi Kurang Pakem Saat Kondisi Hujan?Hujan dan lalu lintas padat dapat membuat pengemudi lebih cepat kelelahan karena membutuhkan konsentrasi ekstra. Maka dari itu, wajib istirahat cukup, misal tiap 2 sampai 3 jam. Ketika hujan sangat deras, jarak pandang terbatas sebaiknya gunakan untuk istirahat.


(prf/ega)