JAKARTA, - Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf mengungkapkan, pemerintah tetap membatasi jarak dari hotel jemaah haji ke Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.“Gambaran awal menunjukkan bahwa jarak terjauh akomodasi dari Masjidil Haram berada sekitar 4.500 meter,” kata Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Selasa .Irfan menjelaskan, penetapan akomodasi di Mekkah akan dilakukan setelah seluruh proses penyediaan dan kontrak layanan rampung serta data kloter tercatat dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).Baca juga: Menhaj: Pelunasan Biaya Haji 2026 Tahap 1 sampai 23 DesemberSementara itu, jarak hotel untuk jemaah selama berada di Madinah tidak boleh melebihi 1.000 meter dari Masjid Nabawi.“Akomodasi jemaah di Madinah akan ditetapkan setelah proses penyediaan meliputi jumlah hotel, kamar, dan kapasitas per kamar dengan ketentuan bahwa jarak terjauh hotel ke Masjid Nabawi tidak melebihi 1.000 meter,” ujar Irfan.Penempatan jemaah di Madinh direncanakan terbagi dalam empat kawasan utama, yakni Jarwal, Miswalah, Syisyah, dan Raudhah.Baca juga: Arab Saudi Bakal Periksa Kesehatan Jemaah Haji Secara Acak di BandaraMenurut rencana, jemaah haji dijadwalkan tinggal di Madinah selama 9 hari atau 9 hari 8 malam di mana proses check-out akan menyesuaikan keberangkatan kloter berikutnya menuju Mekkah.Pemerintah juga menyiapkan bus Naqabah berkapasitas 47 kursi yang diisi maksimal 45 penumpang untuk transportasi jemaah dari Madinah ke Mekkah.“Bus dilengkapi fasilitas AC, mikrofon, dan air mineral, serta didampingi petugas ibadah dan petugas haji dalam setiap bus,” kata Irfan.Baca juga: Simak Jadwal Pelunasan Biaya Haji Reguler 2026 Tahap 1, Untuk 3 KategoriMenurut dia, seluruh layanan tersebut mengikuti standar Pemerintah Saudi guna memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah selama di Madinah.Selama menjalankan ibadah di Madinah, jemaah menerima layanan konsumsi sebanyak 27 kali makan, tiga kali per hari.Irfan menjelaskan penyedia layanan wajib mengikuti standar waktu penyajian.“Makan pagi paling lambat pukul 5.00 sampai 5.30 waktu Arab Saudi, makan siang pukul 11.00 sampai 11.30, dan makan malam pukul 17.00 sampai 17.30. Standar waktu ini ditetapkan agar jemaah dapat beraktivitas ibadah di Masjid Nabawi tanpa terganggu jadwal konsumsi,” ucap dia.Selain konsumsi hotel, jemaah juga menerima paket makan selama perjalanan darat menuju Mekkah.Baca juga: Wamenhaj Tinjau Lokasi Kampung Haji, Jarak Cuma 2 Kilometer dari Masjidil HaramUntuk di Mekkah, Irfan memastikan bahwa jemaah akan mendapatkan layanan konsumsi sebanyak 84 kali makan dengan pola tiga kali penyajian per hari.Menu disusun dengan menyesuaikan kebutuhan gizi jemaah selama masa tinggal.“Komitmen waktu distribusi makanan ditetapkan secara ketat, yaitu makan pagi pukul 5.00, makan siang paling lambat pukul 11.00, dan makan malam paling lambat pukul 17.00 waktu Arab Saudi,” kata Irfan.
(prf/ega)
Hotel Jemaah Haji Indonesia Maksimal 4,5 Km dari Masjidil Haram, 1 Km dari Masjid Nabawi
2026-01-11 03:38:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:01
| 2026-01-11 03:32
| 2026-01-11 02:24
| 2026-01-11 02:15










































