Kailash Group Bawa Kopi Indonesia Unjuk Diri di Marrakech atas Undangan KBRI

2026-01-15 05:36:20
Kailash Group Bawa Kopi Indonesia Unjuk Diri di Marrakech atas Undangan KBRI
— Perusahaan eksportir kopi asal Indonesia yang berpusat di Jakarta, PT Kailash Group Corp, secara resmi ambil bagian dalam Marrakech Coffee and Tea Festival 2025 di Maroko.Kehadiran perusahaan pada ajang tersebut menjadi wujud kontribusi terhadap penguatan diplomasi ekonomi Indonesia dan terlaksana melalui undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Maroko.Selama festival berlangsung, PT Kailash Group Corp mengikuti berbagai sesi business matching dengan para pelaku industri kopi dari berbagai sektor, termasuk pebisnis kopi lokal Maroko, serta perusahaan dan importir dari sejumlah negara Eropa seperti Prancis, Spanyol, dan beberapa negara lain.Baca juga: PT Kailash Group Corp Kunjungi KBRI Ankara, Bahas Pengembangan Pasar Kopi di TurkiAcara tersebut menjadi momentum strategis bagi perusahaan untuk memperluas pasar dan mempromosikan ciri khas kopi Indonesia yang dikenal memiliki karakter berbeda dan daya saing internasional.Founder PT Kailash Group Corp Atharazka Kailash menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan dukungan dari KBRI.Dok. Kailash Group Dubes RI untuk Maroko Yuyu Sutisna dan Founder PT Kailash Group Corp Atharazka Kailash dalam peresmian Paviliun Indonesia di Marrakesh Coffee and Tea Festival 2025.“Kailash Group mencoba memperluas jangkauan bisnis dengan mengikuti berbagai expo internasional, salah satunya melalui festival ini. Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan KBRI Maroko dan diberi kesempatan memperkenalkan kopi Indonesia ke pasar global yang lebih luas,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu .Di sisi lain, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Maroko Yuyu Sutisna menegaskan bahwa keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari langkah diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperkuat posisi komoditas kopi di kawasan Afrika Utara dan Eropa.Baca juga: Kailash Group Gelar Monologi Concert di Lembang, Tampilkan GIGI hingga Isyana Sarasvati“Ini adalah salah satu upaya kami untuk mengenalkan produk unggulan kopi Indonesia di Maroko, terlebih tren konsumsi kopi masyarakat Maroko semakin meningkat. Kami berharap kopi Indonesia dapat terserap lebih luas di pasar ini, karena kita memiliki cita rasa yang khas dan unik,” tuturnya.Partisipasi Kailash Group dalam festival ini diharapkan dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas antara Indonesia dan pasar Afrika dan Eropa, sekaligus memperkokoh keberadaan kopi Indonesia sebagai salah satu komoditas unggulan dunia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-15 05:14