Bus Baru PO Juragan 99 Trans, Double Decker Mewah 19 Penumpang

2026-02-04 19:32:50
Bus Baru PO Juragan 99 Trans, Double Decker Mewah 19 Penumpang
JAKARTA, – PO Juragan 99 Trans menghadirkan dua unit Jetbus 5 Double Decker buatan Karoseri Adiputro dengan 19 bangku, pertama di Indonesia jelang pergantian tahun 2026. Armada baru berjuluk “Joker” dan “Harley Quinn” ini menegaskan fokus perusahaan pada layanan transportasi darat premium.Busnya menggunakan sasis Mercedes-Benz O500RSD 2445, menjadi satu-satunya double decker di Indonesia dengan konfigurasi 19 kursi private class.Tata letak ini dirancang untuk memberi ruang lebih lega dan privasi maksimal bagi penumpang perjalanan jarak jauh.Baca juga: Seperti di Bandara, PO Juragan 99 Trans Tambah Fasilitas Papan KedatanganSebuah kiriman dibagikan oleh P.O. JURAGAN 99 TRANS (@juragan99trans) “Armada terbaru ini menyajikan pelayanan berbeda dengan hadirnya pramugari on board, welcome drink, serta toilet yang bisa digunakan untuk BAB sebagai standar seluruh armada Juragan 99 Trans,” ujar pemilik Juragan 99 Trans, Gilang Widya Pramana dalam keterangan resmi, Selasa .Dari sisi desain dan kabun, Jetbus 5 Double Decker milik Juragan 99 Trans menawarkan area penumpang yang luas, kenyamanan optimal, serta dukungan teknologi keselamatan modern. Sasis Mercedes-Benz O500RSD 2445 dipilih karena diklaim memberi performa stabil dan efisiensi operasional untuk rute AKAP. Kedua bus baru ini akan melayani rute Malang–Jakarta pulang pergi (PP). Baca juga: Daftar Motor yang Disuntik Mati pada Tahun 2025Juragan 99 Trans Bus baru PO Juragan 99 Trans, bus tingkat dengan 19 bangku eksklusifKehadirannya menambah total armada operasional Juragan 99 Trans menjadi 54 unit untuk layanan AKAP dan pariwisata.Seiring penambahan armada, Juragan 99 Trans juga meresmikan kantor perwakilan baru di Malang, tepatnya di kawasan Purwantoro, Blimbing.Fasilitasnya meliputi ruang tunggu indoor ala kafe, amphitheater outdoor, area bermain anak, kamar mandi untuk mandi penumpang bertiket, hingga ETA Board untuk memantau posisi bus secara real time.Juragan 99 Trans Bus baru PO Juragan 99 Trans, bus tingkat dengan 19 bangku eksklusifMenurut Gilang, seluruh langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, terutama pada periode libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya mencatat okupansi tinggi. Penambahan armada dan pembukaan kantor baru tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Juragan 99 Trans sepanjang 2025.Perusahaan menargetkan peningkatan standar layanan transportasi darat dengan mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan akses bagi penumpang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 17:09