Thrifting Saja Tak Cukup, Ini Realitas Dampak Beli Pakaian Bekas bagi Lingkungan

2026-01-12 05:05:38
Thrifting Saja Tak Cukup, Ini Realitas Dampak Beli Pakaian Bekas bagi Lingkungan
Jakarta - Tren thrifting, atau kegiatan berburu pakaian bekas, kini semakin populer di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda yang menaruh perhatian pada isu lingkungan. Banyak yang meyakini bahwa dengan membeli barang secondhand, mereka telah berkontribusi positif dalam mengurangi limbah fesyen dan mendukung keberlanjutan bumi.Namun, di Indonesia, fenomena thrifting ini juga dihadapkan pada tantangan regulasi ketat. Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 40 Tahun 2022 secara tegas melarang impor pakaian bekas, menimbulkan perdebatan di kalangan pelaku usaha dan konsumen.Meski demikian, pertanyaan mendasar tetap relevan: apakah hanya dengan thrifting, kita sudah cukup untuk menyelamatkan lingkungan dari dampak industri fesyen yang masif? Penting untuk memahami lebih dalam efektivitas dan batasan dari praktik pembelian pakaian bekas ini. Jadi simak informasi selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin .Advertisement


(prf/ega)