- Upacara pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok pada Selasa , memicu kritik luas setelah sejumlah kesalahan mencolok terjadi sepanjang pertunjukan.Mulai dari kekeliruan bendera negara, jumlah medali yang salah, hingga masalah lip-sync, rangkaian insiden tersebut langsung menjadi sorotan publik.Sorotan terhadap penyelenggaraan SEA Games tahun ini sebenarnya sudah muncul jauh sebelum upacara pembukaan. Ini adalah kali ketujuh Thailand menggelar SEA Games tetapi pertama kalinya sejak 2007. Seperti tikutip dari media Thailand, The Thaiger pada Rabu, desainer visual dan tata cahaya Thailand, Rueangrith “Ton” Suntisuk, sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah membatalkan rancangan pembukaan dan penutupan yang telah ia kerjakan.Ton menyebut ia dan timnya bekerja selama tujuh bulan tanpa penjelasan atas pembatalan tersebut. Ia turut menyampaikan simpati kepada tim desainer baru yang hanya memiliki waktu satu bulan untuk mempersiapkan seluruh konsep.Baca juga: Resmi! Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Seluruh Atlet Ditarik demi KeamananIsu anggaran turut menambah polemik. Renovasi kolam renang SEA Games senilai 300 juta baht atau sekitar 157 miliar rupiah mendapat kritik setelah sebuah halaman Facebook mengungkap rincian harga peralatan dan instalasi yang dinilai tidak wajar.Meski dibayangi polemik, antusiasme masyarakat Thailand tetap tinggi menyambut pembukaan SEA Games.Namun, kesalahan demi kesalahan mulai muncul sejak awal pertunjukan drone.Bentuk yang ditampilkan menunjukkan angka “547” sebagai jumlah medali emas yang diperebutkan pada edisi tahun ini, padahal angka yang benar adalah 574.TANGKAPAN LAYAR Pertunjukkan drone pada pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa . Kesalahan kedua terjadi melalui tayangan video sejarah SEA Games di layar raksasa stadion.Dalam segmen yang menyebut Indonesia sebagai tuan rumah SEA Games 1997, bendera yang ditampilkan justru bendera Singapura.Hal ini mengikuti insiden sebelumnya ketika halaman Facebook resmi SEA Games keliru menggunakan bendera Laos dan Vietnam untuk mewakili Indonesia dan Thailand dalam jadwal pertandingan.Baca juga: Hasil Final Badminton SEA Games 2025: Tim Putri Indonesia Raih PerakSuatu kesalahan juga terjadi kala peta digital yang mewakili negara-negara peserta diproyeksikan ke arena.Di momen ini, proyeksi peta hanya menyertakan Vietnam daratan dan bukan kepulauan Hoang Sa (Kepulauan Paracel), Truong Sa (Kepulauan Spratly), dan Kepulauan Phu Quoc.Media-media Vietnam melaporkan bahwa kesalahan ini telah dilaporkan oleh ketua delegasi mereka kepada Kedutaan Vietnam di Bangkok.TANGKAPAN LAYAR Video yang menunjukkan bendera Singapura saat penayangan tuan rumah SEA Games 1997 yang digelar di Indonesia pada pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa .
(prf/ega)
Rangkaian Kesalahan Fatal Warnai Upacara Pembukaan SEA Games 2025
2026-01-13 06:20:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:29
| 2026-01-13 06:09
| 2026-01-13 05:16
| 2026-01-13 04:48










































