JAKARTA, - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memastikan Dinas Kesehatan memberikan layanan kesehatan untuk korban bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara.Budi menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan monitor terkait kejadian tersebut dan Pemda masih dapat menangani situasi."Sumatera kami monitor, memang sekarang masih bisa ditangani oleh dinas kabupaten kota dan provinsi. Tapi, kami kan bikinnya berjenjang, kami selalu ada di pusat krisis nasional, yang mem-back up dinas kesehatan provinsi dan kota. Kalau mereka enggak bisa, kami akan masuk," ucap Budi, di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis .Budi juga memastikan bahwa komunikasi antara pihak Kemenkes dan dinas kesehatan setempat masih terjaga dan akan terus dilakukan.Baca juga: Banjir-Longsor Landa Sumut dan Sumbar, Anggota DPR: Alarm Kerusakan Lingkungan"Komunikasi sudah terjaga, sampai sekarang informasi yang sudah kami miliki itu masih tertangani oleh dinas kabupaten, kota, dan provinsi," ucap dia.Terkini, Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan data terbaru korban banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara sejak tiga hari terakhir.Total korban tewas mencapai 37 orang.Menurut data terbaru dari Polda Sumut, Kabupaten Tapanuli Selatan mencatatkan jumlah korban tewas terbanyak, mencapai 17 orang.Diikuti Kota Sibolga dengan 8 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 4 orang, Humbang Hasundutan 4 orang, Pakpak Bharat 2 orang, dan Nias Selatan 1 orang.Sementara itu, BPBD Padangsidimpuan melaporkan satu orang tewas di wilayahnya.Baca juga: Menkomdigi Minta Operator Seluler Segera Perbaiki BTS di Wilayah Terdampak Banjir dan LongsorKepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengungkapkan, selain jumlah korban tewas, sebanyak 52 orang warga masih dalam pencarian."1.168 warga tercatat mengungsi di berbagai lokasi," ujar Ferry, dalam keterangan tertulisnya.Ferry mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai."Kami meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Bila situasi mengancam keselamatan, segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman atau menuju posko darurat terdekat," tutup Ferry.
(prf/ega)
Menkes Pastikan Dinkes Beri Layanan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut
2026-01-12 04:29:16
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 03:57
| 2026-01-12 03:36
| 2026-01-12 02:02










































