Spot Foto Planet Bromo Ternyata Dilarang Dikunjungi, Ini Alasannya

2026-01-13 23:01:52
Spot Foto Planet Bromo Ternyata Dilarang Dikunjungi, Ini Alasannya
- Planet Bromo beberapa waktu terakhir kerap populer sebagai spot foto yang terlihat “beda”, dengan lanskap gersang ala planet asing yang memukau.Namun di balik visualnya yang epik, kawasan ini ternyata bukan tempat wisata dan tidak boleh dikunjungi.Banyak orang belum tahu bahwa Planet Bromo adalah bagian dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Bromo (zona paling berbahaya yang memiliki risiko langsung dari aktivitas gunung api).Baca juga: Bromo dan Tumpak Sewu jadi Destinasi Favorit Wisatawan Mancanegara Saat NataruMenurut Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Bromo, Planet Bromo masuk kategori KRB III atau Hazard Zone III. Zona ini meliputi radius hingga 2 kilometer dari kawah Gunung Bromo, di mana potensi bahaya bisa muncul kapan saja, seperti:lontaran batu pijarKarena risiko tinggi ini, aktivitas manusia tidak diperbolehkan di area tersebut. Kawasan harus selalu steril dari keramaian demi menjaga keselamatan dan meminimalkan gangguan terhadap alat pemantauan PVMBG.PVMBG menetapkan Gunung Bromo berada pada status Waspada (Level II). Ini berarti aktivitas gunung api meningkat dan erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa banyak tanda.Status ini menjadi alasan utama mengapa kawasan Planet Bromo tidak boleh dijadikan lokasi trek, jalur motor trail, apalagi spot foto.Planet Bromo adalah bagian dari Zona Rimba, yaitu zona untuk perlindungan keanekaragaman dan proses alami.Baca juga: Mau ke Bukit Premium Bromo? Ini Aturan Kunjungan dan Zona TerlarangSesuai Permenhut P.56/Menhut-II/2006, zona ini memiliki akses terbatas dan bukan diperuntukkan bagi wisata atau aktivitas rekreasi. Mengunjungi area ini justru melanggar fungsi konservasi yang harus dijaga.Kawasan Planet Bromo tersusun dari material vulkanik yang:Inilah alasan pengunjung dilarang memasuki area tersebut. Di sinilah terdapat alat pendeteksi gempa./ERWIN HUTAPEA Area di sekitar kawah Gunung Bromo, Jawa Timur.Bahkan aktivitas kecil seperti berjalan kaki bisa mengganggu kestabilan tanah maupun merusak peralatan pendeteksi getaran yang dipasang PVMBG, seperti seismograf dan sensor EDM.Apalagi, pendaki yang tidak bertanggung jawab juga membuang sampahnya di alat pemantau ini.Meskipun tidak ada korban jiwa pada aktivitas terbaru, risiko tetap ada. Bahaya di kawasan Planet Bromo mencakup:Baca juga: Ke Bromo Kini Bisa Naik DAMRI dari Malang dan Surabaya, Ini JadwalnyaBila kawasan dibiarkan dikunjungi, risiko keselamatan pengunjung meningkat tinggi—bahkan hanya untuk sekadar mengambil foto.Planet Bromo memang terlihat keren dan fotogenik, tetapi bukan tempat wisata dan tidak boleh dikunjungi.Kawasan ini masuk zona sangat berbahaya, merupakan bagian dari area konservasi, dan memiliki risiko erupsi hingga longsor yang nyata.Jadi, sebelum mengatur perjalanan atau memotret lanskap di Bromo, pastikan tetap berada pada jalur resmi dan area yang sudah dinyatakan aman oleh pihak Taman Nasional serta PVMBG.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-01-13 22:40