Bupati Ayahwa: Sepekan Ini Data Kerusakan Banjir Harus Final dan Detail

2026-01-11 03:48:33
Bupati Ayahwa: Sepekan Ini Data Kerusakan Banjir Harus Final dan Detail
ACEH UTARA, – Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Aceh Utara mendata kerusakan banjir secara rinci selama sepekan ke depan.Pendataan itu harus berdasarkan nama dan nomor induk kependudukan untuk korban banjir. Tujuannya, untuk memastikan jumlah kerusakan dan jumlah korban.“Sepekan ke depan, data kita sudah rinci, sudah pakai by name by address. Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan kepala desa sedang mendata detail kerugian masyarakat pascabanjir,” terang pria yang akrab disapa Ayahwa ini, Minggu .Baca juga: Berkali-kali Aceh Utara Minta Alkes ke Kemenkes, Namun Bantuan Tak Kunjung TibaDia mencontohkan, data sementara per 20 Desember 2025, total rumah rusak di Aceh Utara sebanyak 37.901 unit, dengan rincian rumah rusak berat 6.235 unit, rusah sedang 7.598 unit, rusak ringan 20.233 unit, rumah hilang 3.474 unit. Sedangkan rumah terendam banjir sebanyak 117.509 unit.“Data ini harus berdasarkan nama, nomor induk kependudukan, foto, dan lain sebagainya. Harus sedetail mungkin. Sehingga, begitu program pembangunan hunian sementara atau hunian permanen dimulai, data kita sudah lengkap,” terang Ayahwa.Baca juga: Curhat Anak-anak Korban Banjir Aceh Utara Rindu Sekolah: Tak Ada Lagi Baju Sekolah...Dia juga menyebutkan telah berkomunikasi dengan Kepala Badan Nasinonal Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) dan tenda keluarga.Sehingga, sembari menunggu pembangunan hunian sementara, masing-masing kepala keluarga bisa mendapatkan tenda keluarga.“Kami minta agar Huntara dipercepat, sambil menunggu dibagikan dulu tenda keluarga,” terangnya.Apalagi, sambung politisi Partai Aceh itu, menjelang bulan Ramadhan sangat dibutuhkan hunian lebih layak untuk pengungsi korban banjir.“Sehingga ibadah selama Ramadhan nyaman,” pungkasnya.


(prf/ega)