Deretan Bantuan Luar Negeri yang Diterima Gubernur Aceh Pascabanjir

2026-01-12 04:02:24
Deretan Bantuan Luar Negeri yang Diterima Gubernur Aceh Pascabanjir
BANDA ACEH, - Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di Tanah Rencong.Banyak korban bertahan di pengungsian akibat kehilangan rumah dan tertimbun lumpur.Di tengah kondisi tersebut, bantuan kemanusian pun berdatangan, bahkan dari luar negeri meskipun Pemerintah Indonesia belum membuka pintu bantuan dari dunia internasional.Baca juga: Bantuan Asing dan Batas Kewenangan DaerahHanya berselang beberapa hari pascabencana banjir dan longsor, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) langsung menerima bantuan berupa obat-obatan dari kerabat (kenalannya) asal Malaysia.Bantuan dari luar negeri itu pertama sekali diterima pada Sabtu . Bantuan tersebut berupa obat-obatan yang kemudian langsung disalurkan kepada korban terdampak parah di Aceh Utara.Tidak lama setelah itu, Pemerintah Aceh kembali mendapatkan bantuan tenaga relawan tim pendeteksi mayat berasal dari China.Mereka diterima langsung oleh Mualem di Pendopo Gubernur Aceh pada Sabtu .Mereka didatangkan China untuk mendeteksi mayat korban banjir bandang di Aceh yang tertimbun lumpur.Mereka berjumlah lima orang dan dilengkapi perangkat khusus. “Mereka punya alat mendeteksi mayat dalam lumpur. Ini sangat membantu,” kata Mualem.Baca juga: Gubernur Aceh Mualem Kembali Terima Bantuan dari Luar NegeriSetiba di Aceh, tim pendeteksi ini langsung diarahkan ke wilayah terdampak parah seperti Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.Namun, setelah berlangsung selama sepekan di Aceh, tim pendeteksi mayat asal China itu kesulitan mencari korban bencana lantaran terhalang banyaknya tumpukan kayu.Tim pendeteksi mayat tersebut bukan atas nama pemerintahan negara setempat, tetapi mereka seperti Lemanga Swadaya Masyarakat (LSM)."Tidak maksimal karena medan masih digenangi oleh kayu-kayu. Mereka kewalahan untuk mendapatkan mayat," kata Mualem saat diwawancarai awak media, Rabu malam di Pendopo Gubernur Aceh.KOMPAS.COM/ ZUHRI NOVIANDI Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengungkapkan saat ini pihaknya kembali mendapatkan bantuan tambahan obat-obatan dari Kuala Lumpur, Malaysia. Selanjutnya pada 11 Desember 2025, Mualem kembali menerima bantuan asal negeri Jiran berupa obat-obatan sebanyak 3 ton ditambah sekitar 8 orang tenaga kesehatan.Bantuan ini berasal dari Blu Sky Rescue Malaysia. Kedatangan tim mereka kala itu langsung dijemput oleh Mualem di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.Baca juga: Aceh Dapat Bantuan 2 Ton Obat-obatan dari Malaysia


(prf/ega)