JAKARTA, – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut rencana pengadaan 30 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) baru atau KL30.Ia menyebut proyek ini menjadi kabar baik bagi industri manufaktur nasional, terutama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.Menurut Agus, INKA berpeluang besar menjadi pemasok utama dalam proyek tersebut karena telah berpengalaman dan terbukti mampu menembus pasar ekspor.“Tapi saya yakin karena PT INKA produk-produknya sudah diekspor ke banyak negara, jadi berkaitan dengan kualitas saya kira pasti tidak akan ada masalah,” kata Agus saat ditemui di Cilincing, Jakarta Utara, Kamis .Baca juga: Pemerintah Kucurkan Rp 4,77 Triliun PMN untuk KAI, Pelni, dan INKAAgus menegaskan, Kementerian Perindustrian akan memantau kesiapan industri dalam negeri agar dapat memenuhi kebutuhan proyek secara maksimal.Ia menyebut keterlibatan INKA akan memperkuat ekosistem industri nasional, mulai dari pembuatan gerbong hingga komponen pendukungnya.“Itu merupakan angin segar bagi industri nasional, karena kami akan melihat kemampuan industri dalam negeri untuk mensuplai apa yang dibutuhkan dalam proyek tersebut, sebut saja gerbong atau komponen lainnya,” ujarnya.Meski optimistis, Agus menilai perlu ada evaluasi terhadap kapasitas produksi industri nasional. Pemerintah ingin memastikan kemampuan dalam negeri cukup untuk memenuhi volume permintaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada proyek KL30.Baca juga: Kemenhub Bakal Investigasi INKA, Imbas 2 Kereta Anjlok Awal AgustusKemenperin akan berkoordinasi dengan KAI guna memastikan rincian jenis dan jumlah kebutuhan proyek tersebut.Agus menegaskan, pemerintah terus mendorong peningkatan peran industri nasional dalam proyek strategis.Ia berharap keterlibatan INKA dapat memperkuat kemandirian sektor transportasi nasional dan menekan ketergantungan pada impor di masa depan.
(prf/ega)
Menperin Sambut Proyek 30 KRL Baru, Dorong INKA Jadi Pemasok Utama
2026-01-12 06:37:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:40
| 2026-01-12 06:05
| 2026-01-12 05:35
| 2026-01-12 05:16
| 2026-01-12 04:45










































