Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik Tangsel, Pilar Klaim Sudah Lakukan Pengangkutan

2026-01-12 05:25:59
Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik Tangsel, Pilar Klaim Sudah Lakukan Pengangkutan
TANGERANG SELATAN, - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai melakukan pengangkutan sampah yang sempat menumpuk di sejumlah ruas jalan selama sepekan terakhir.Langkah tersebut dilakukan seiring upaya penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang sebelumnya mengalami sejumlah permasalahan.Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa proses pengangkutan sudah kembali berjalan sambil pemerintah daerah mencari solusi jangka pendek terkait pengelolaan sampah.“Saat ini sampah sudah mulai kita angkut kembali. Kita cari solusinya sambil kita terus lakukan penataan di TPA Cipeucang,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan di Gedung Wali Kota Tangsel, Serua, Ciputat, Senin .Baca juga: Lurah Cipayung Sebut Sampah di Kolong Flyover Ciputat Dibuang Warga Luar WilayahUntuk sementara, sampah yang diangkut akan dialihkan ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) guna dilakukan pengolahan sementara.“Sementara ada beberapa TPS3R yang bisa kita manfaatkan,” kata Pilar.Ia menyebutkan, terdapat sedikitnya 30 TPS3R di wilayah Tangerang Selatan yang akan diberdayakan selama proses penataan TPA Cipeucang berlangsung.Namun, Pilar belum merinci lokasi TPS3R tersebut karena data berada di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan.Baca juga: Kala Bantargebang Menghijau di Tengah Gunungan Sampah yang Kian MenjulangMeski demikian, Pilar memastikan tidak akan ada pembuangan sampah ke lokasi yang tidak semestinya, termasuk lahan kosong maupun pinggir jalan.“Kita tidak mungkin dari DLH buang ke lahan-lahan kosong. Itu tidak boleh karena itu akan menimbulkan permasalahan baru,” jelas dia.Sebelumnya, penumpukan sampah terjadi di sejumlah titik di Tangerang Selatan, antara lain di kolong flyover Ciputat dan di sekitar Puskesmas Serpong 1.Sampah yang menumpuk selama sekitar satu minggu tersebut menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu aktivitas warga.Baca juga: Sampah Menumpuk, Bau Menyengat, Belatung Bermunculan di TangselSejumlah pelaku usaha di sekitar lokasi mengaku terdampak langsung akibat kondisi tersebut.Salah satunya Agus Warsojeniawan (57), pemilik warung makan di kawasan Ciputat, yang menyebut omzet usahanya menurun.“Sejak sampah enggak diangkut dan baunya menyengat, omzet langsung turun. Orang jadi enggan makan di tempat,” kata Agus saat ditemui di lokasi, Minggu .


(prf/ega)