Longsor-Banjir Sumatera, Dede Yusuf: Saat Ini Pemda Lumpuh

2026-01-11 03:18:51
Longsor-Banjir Sumatera, Dede Yusuf: Saat Ini Pemda Lumpuh
JAKARTA, - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mendesak pemerintah untuk segera menetapkan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera sebagai bencana nasional.Dengan penetapan ini, seluruh perangkat negara, dari pemerintah pusat, daerah provinsi, hingga kabupaten/kota, bisa dikerahkan secara maksimal untuk menangani dampak bencana.“Kondisi ini memang kami sangat mendukung bahwa kondisi ini menjadi bencana nasional. Karena kalau kita berbicara sebagai bencana nasional, maka seluruh perangkat, baik pemerintahan dalam negeri, pemerintah daerah provinsi, pusat, itu harus turun tangan bahu-membahu,” ujar Dede saat ditemui di Gedung DPR, Senin .Baca juga: Basarnas Soroti Permukiman Warga Sumatera yang Rawan Longsor dan BanjirIa memaparkan bahwa korban meninggal dan hilang telah mencapai ratusan orang. Selain itu, kerugian akibat kehilangan harta benda dan kerusakan infrastruktur sangatlah besar.“Dan yang paling perlu kita perhatikan adalah bahwa saat ini kondisi pemerintah daerah itu lumpuh. Hampir sebagian lumpuh. Dan kita membutuhkan segala penanganan dengan baik,” kata Dede.Komisi II pun meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera memulihkan sektor pelayanan publik.Dede juga berharap daerah lain yang belum terdampak untuk membantu pemulihan dan penanganan bencana, terutama karena banyak fasilitas dasar seperti listrik dan internet yang mati.ANTARA/HO-Pendam I/Bukit Barisan Warga melintasi jembatan sementara di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. “Padahal di sana saat ini kan rumah sakit, sekolah juga harus tetap berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, pemerintah menegaskan bahwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh belum memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai bencana nasional.Meski jumlah korban terus bertambah dan akses menuju sejumlah wilayah masih terputus, BNPB menilai skala penanganan di tingkat provinsi masih dapat ditangani dengan dukungan penuh pemerintah pusat. Baca juga: Legislator Sebut Ada Kerusakan Ekologis Kronis yang Struktural di Balik Longsor-Banjir SumateraSementara itu, Mendagri Tito Karnavian menuturkan, penanganan banjir dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera sudah berskala nasional.Hal ini diucapkan Tito ketika ditanya terkait kemungkinan bencana di Sumatera dan Aceh ditetapkan statusnya menjadi Bencana Nasional."Untuk penetapan status Bencana Nasional, setahu saya sementara ini belum, setahu saya, mohon maaf kalau salah, mohon dikoreksi. Tetapi, perlakuannya sudah (berskala) nasional," ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin .Tito pun mengeklaim pemerintah telah bergerak membantu para korban banjir-longsor di daerah tersebut sejak hari pertama.


(prf/ega)