- Pinjaman online atau pinjol tidak hanya menimbulkan beban finansial, tetapi juga tekanan psikologis yang berat.Salah satu fenomena yang kerap terjadi adalah keputusan seseorang untuk menyembunyikan utang pinjol dari keluarga atau orang terdekat.Padahal, sikap menutup diri ini tak jarang malah memperburuk kondisi mental dan memperpanjang masalah.Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi menjelaskan, keputusan untuk diam bukan tanpa alasan.“Sebagian besar orang yang terjerat pinjol menyembunyikan masalahnya karena rasa malu, takut dihukum, atau khawatir dianggap gagal dalam mengelola keuangan,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, baru-baru ini.Baca juga: Mengapa Utang Pinjol Sering Disembunyikan dari Keluarga? Ini Penjelasan PsikologMenurut Meity, utang sering kali dipersepsikan sebagai kegagalan pribadi.Ketika seseorang tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, muncul rasa malu yang kuat, terutama jika lingkungan sekitar memiliki ekspektasi tertentu terhadap kondisi finansialnya.“Banyak orang ingin mempertahankan citra diri sebagai individu yang mandiri dan mampu secara ekonomi. Ketika realitas tidak sesuai dengan citra tersebut, mereka memilih menutup diri,” jelas Meity.Rasa malu ini membuat seseorang enggan bercerita, bahkan kepada keluarga terdekat.Baca juga: Mengapa Seseorang Bisa Kecanduan Pinjol? Ini Penjelasan PsikologSelain faktor internal, tekanan sosial juga berperan besar.Di tengah budaya yang kerap menilai keberhasilan dari aspek materi, seseorang merasa harus terlihat ‘baik-baik saja’.Meity menyebut kondisi ini berkaitan dengan ketergantungan emosional pada citra sosial.“Orang yang terlilit pinjol sering takut kehilangan kepercayaan atau dukungan sosial jika diketahui memiliki masalah keuangan,” kata Meity.Akibatnya, mereka memilih diam demi menjaga posisi dan penerimaan di lingkungan sosial.Alasan lain yang kerap muncul adalah mekanisme penolakan. Menghadapi kenyataan bahwa utang telah menumpuk dan sulit dikendalikan bisa memicu kecemasan dan stres berat.
(prf/ega)
3 Alasan Orang Menyembunyikan Utang Pinjol Menurut Psikolog, Rasa Malu
2026-01-12 04:45:07
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:42
| 2026-01-12 04:04
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 02:59
| 2026-01-12 02:57










































