Perusahaan Bidik Efisiensi Lebih Cepat, Ini 4 Pendekatan yang Mulai Diadopsi

2026-01-12 16:12:58
Perusahaan Bidik Efisiensi Lebih Cepat, Ini 4 Pendekatan yang Mulai Diadopsi
JAKARTA, — Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan di Indonesia menghadapi tuntutan untuk mempercepat eksekusi operasional.Tantangan tersebut tidak hanya terkait perencanaan strategi, tetapi juga kecepatan sinkronisasi komunikasi antartim, efektivitas alur kerja, dan penyederhanaan proses pengambilan keputusan.Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan kontribusi ekonomi digital Indonesia mencapai 90 miliar dollar AS pada 2024 dan diperkirakan naik menjadi 110 miliar dollar AS pada 2025.Baca juga: Ekonomi Digital RI Diprediksi Naik 14 Persen, Tembus 99 Miliar Dollar AS di 2025SHUTTERSTOCK Ilustrasi ekonomi digitalNamun, peningkatan nilai ekonomi digital tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh perbaikan efisiensi internal perusahaan.Banyak perusahaan masih menghadapi kendala proses yang terfragmentasi, penggunaan banyak aplikasi, hingga koordinasi yang memakan waktu sehingga memperlambat pengambilan keputusan.Menanggapi kebutuhan tersebut, sejumlah perusahaan mulai memanfaatkan ruang kerja terpadu yang menggabungkan komunikasi, rapat, dokumen, persetujuan internal, dan penyimpanan data.Salah satunya adalah pendekatan yang ditawarkan Lark, platform yang digunakan di lebih dari 125 negara.Baca juga: RUU Pekerja Gig Disiapkan, DPR Bidik Payung Hukum Pekerja Ekonomi DigitalPerusahaan ini mencatat potensi efisiensi hingga 10 kali, peningkatan produktivitas 39 persen, dan penghematan biaya hingga 70 persen melalui konsolidasi proses dalam satu aplikasi.“Kecepatan tidak datang dari menambah lebih banyak alat, tapi dari menyederhanakan cara kerja. Dengan menyatukan komunikasi, dokumen, dan koordinasi dalam satu platform seperti Lark, tim dapat mengurangi kerumitan sehari-hari dan fokus pada pekerjaan yang benar-benar penting dan dapat meningkatkan kecepatan eksekusi,” ujar Mark Dembitz, General Manager APAC Lark dalam siaran pers, Selasa .Sejumlah perusahaan besar di Indonesia telah mengadopsi pendekatan terintegrasi tersebut.


(prf/ega)