2 Bendera ISIS-Bom Rakitan Ditemukan di Mobil Penembak Pantai Bondi

2026-02-02 15:38:56
2 Bendera ISIS-Bom Rakitan Ditemukan di Mobil Penembak Pantai Bondi
Kepolisian Australia mengumumkan bahwa dua bendera Islamic State (ISIS) ditemukan di dalam sebuah kendaraan yang digunakan oleh kedua pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney. Sejumlah bom rakitan juga ditemukan di dalam kendaraan yang sama.Penembakan massal itu didalangi oleh Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24), yang merupakan pasangan ayah dan anak.Keduanya menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan orang lainnya dalam penembakan massal, yang menargetkan perayaan Hanukkah yang digelar oleh umat Yahudi setempat di pantai terkenal di Sydney tersebut pada Minggu (14/12) waktu setempat.Sajid tewas ditembak oleh personel Kepolisian Australia di lokasi kejadian, sedangkan Naveed mengalami luka kritis dan kini berada di bawah penjagaan kepolisian di sebuah rumah sakit setempat. Otoritas Australia menyebut Sajid memiliki enam senjata api yang didapatkan secara legal.Otoritas setempat menggambarkan penembakan itu sebagai tindakan terorisme dan aksi antisemitisme.Komisioner Kepolisian New South Wales, Mal Lanyon, seperti dilansir AFP dan kantor berita Xinhua, Selasa (16/12/2025), mengatakan dalam konferensi pers terbaru bahwa kendaraan yang ditemukan terparkir di dekat Pantai Bondi itu terdaftar atas nama sang anak, Naveed.Lanyon mengungkapkan bahwa "dua bendera ISIS buatan sendiri" dan sejumlah alat peledak improvisasi (IED) atau bom rakitan ditemukan di dalam kendaraan itu.Dalam konferensi pers pada Selasa (16/12) waktu setempat, Lanyon juga membenarkan bahwa Sajid dan Naveed sempat melakukan perjalanan ke Filipina beberapa minggu sebelum mendalangi penembakan massal di Sydney tersebut. Lanyon mengatakan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki alasan dan tujuan perjalanan keduanya ke Filipina, serta ke mana saja mereka pergi selama berada di negara tersebut.Namun dia juga mengatakan bahwa perjalanan ke Filipina itu tidak memicu peringatan keamanan apa pun di Australia. "Saya tidak meyakini itu merupakan kegagalan intelijen. Kita berbicara tentang sesuatu yang bersifat retrospektif, setelah kejahatan mengerikan itu terjadi," ucapnya seperti dilansir CNN.Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengatakan bahwa dua pelaku penembakan tampaknya didorong oleh ideologi ISIS dalam aksi mereka. Albanese, seperti dilansir AFP, menyebut kedua pelaku telah diradikalisasi sebelum melakukan "pembunuhan massal" tersebut."Tampaknya ini dimotivasi oleh ideologi Islamic State," kata Albanese dalam pernyataannya.Albanese juga mengatakan bahwa Naveed telah menarik perhatian badan intelijen Australia pada tahun 2019 lalu. Tetapi, sebut Albanese, hasil penilaian intelijen pada saat itu menyatakan dia tidak dianggap sebagai ancaman langsung.Simak juga Video Detik-detik 2 Pelaku Penembakan di Australia Dilumpuhkan[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-02 14:47