Geger, Polisi Israel Tangkap "Santa Claus" Palestina di Tengah Perayaan Natal

2026-02-05 00:14:28
Geger, Polisi Israel Tangkap
HAIFA, - Polisi Israel menangkap seorang pria Palestina yang mengenakan kostum Santa Claus saat menggerebek sebuah perayaan Natal di Haifa, Rabu .Penangkapan tersebut diungkap oleh Mossawa Center, sebuah lembaga pemantau hak sipil yang memperjuangkan hak-hak warga Palestina di Israel.Dalam keterangannya, Mossawa Center menyebut penggerebekan dilakukan polisi Israel terhadap sebuah acara perayaan Natal yang digelar di sebuah gedung musik di Haifa, sebagaimana dilansir The Guardian.Baca juga: Bukannya Damai, Trump Manfaatkan Pesan Natal untuk Serang Partai Demokrat Habis-habisanAparat Israel menutup acara tersebut, menyita sejumlah peralatan, serta menangkap tiga orang, termasuk seorang pria Palestina yang mengenakan kostum Santa Claus, seorang DJ, dan seorang pedagang kaki lima.Sebuah video yang beredar memperlihatkan polisi Israel mendorong ketiga pria tersebut ke tanah dan memborgol mereka di hadapan para pengunjung yang menyaksikan kejadian itu.Polisi Israel membenarkan adanya penangkapan tersebut melalui pernyataan resmi yang dirilis kepada media.Dalam pernyataannya, polisi Israel menyebut pria yang mengenakan kostum Santa Claus melakukan perlawanan saat ditangkap.Baca juga: Turkiye Gagalkan Teror Natal, 115 Anggota ISIS Diringkus di IstanbulPolisi juga menuduh pria tersebut telah menyerang seorang petugas selama proses penangkapan berlangsung.Namun, Mossawa Center membantah klaim tersebut dan menilai aparat kepolisian telah menggunakan kekuatan berlebihan terhadap para korban.Mossawa Center menyatakan, penggerebekan dan penangkapan dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas.Lembaga tersebut menilai tindakan polisi melanggar hak sipil warga Palestina yang sedang merayakan hari raya keagamaan.Penangkapan ini terjadi di tengah perayaan Natal yang dijalani warga Palestina di berbagai wilayah, termasuk Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza.Perayaan Natal tahun ini berlangsung dalam situasi pembatasan ketat terhadap aktivitas warga Palestina akibat operasi militer Israel yang terus berlanjut.Baca juga: Diduga Campurkan Ganja dalam Permen Natal Siswa TK, Wali Murid DitangkapDi Betlehem, perayaan Natal digelar untuk pertama kalinya sejak perang di Gaza meletus.Kota yang diyakini sebagai tempat kelahiran Yesus itu kembali dipenuhi suasana perayaan dengan kehadiran kelompok marching band yang berparade sambil memainkan musik melalui bagpipe.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-05 00:13