Hujan Deras Picu Longsor di Garut dan Tasikmalaya, Tutup Akses Jalan

2026-02-03 23:32:51
Hujan Deras Picu Longsor di Garut dan Tasikmalaya, Tutup Akses Jalan
GARUT, — Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Jawa Barat memicu tanah longsor di dua kabupaten, Garut dan Tasikmalaya, pada Selasa sore. Akibatnya, sejumlah ruas jalan penghubung antarkecamatan tertutup material longsor dan tidak bisa dilalui kendaraan.Di Kabupaten Garut, longsor terjadi di Jalan Raya Cibitung, Kampung Karang Agung, Desa Karang Agung, Kecamatan Singajaya. Material berupa tanah bercampur akar bambu menimbun badan jalan sepanjang sekitar 30 meter."Longsor berupa material tanah dan akar bambu menutupi akses jalan penghubung Singajaya dan Peundeuy," ujar Kapolsek Singajaya, , dikutip dari Tribun Jabar, Selasa .Baca juga: Perjalanan Ekstrem Bocah Citamiang Garut: Berangkat Sekolah Saat Masih Gelap GulitaIa menjelaskan, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas karena jalan tertutup total. Upaya pembersihan pun masih terkendala karena material cukup berat dan membutuhkan alat berat.“Sementara arus lalu lintas tertutup total, tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.Petugas gabungan dari pemerintah daerah, TNI-Polri, dan relawan kini berada di lokasi untuk membantu penanganan awal. Mereka memotong batang bambu yang ikut terbawa longsor agar mempermudah alat berat membersihkan jalan."Kami imbau warga masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di kawasan rawan longsor," ucap Tatang.Peristiwa serupa juga terjadi di Kampung Gemong, Desa Mangkonjaya, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Tebing setinggi sekitar 15 meter longsor dan menutupi jalan raya, membuat akses dari arah Taraju menuju Bojonggambir terputus.Menurut Kapolsek Bojonggambir, Ipda Agus Sukmana, longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang."Untuk sementara kita belum bisa berbuat banyak, mengingat cuaca yang masih hujan dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan," kata Agus saat dikonfirmasi.Ia menuturkan, ketebalan material tanah yang menimbun jalan mencapai sekitar 5 meter dengan panjang sekitar 7 meter. Puluhan pohon tumbang juga ikut menutupi jalan."Longsoran yang menutup jalan bukan hanya tanah, tapi banyak pohon yang juga ikut terbawa ke jalan," ucapnya.Agus menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres dan dinas terkait untuk meminta bantuan alat berat. Sambil menunggu, petugas dan warga disiagakan di lokasi guna mencegah warga melintas di area rawan.Artikel ini telah tayang di Tribun Jabar dengan judul Jalan Penghubung Singajaya Peundeuy Garut Longsor, Kendaraan Tak Bisa Melintas


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 22:24