JAKARTA, - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan, Kampung Haji Indonesia yang sedang dibangun di Mekkah, Arab Saudi, terbuka untuk digunakan oleh warga negara asing (WNA).Rosan menyebutkan, Kampung Haji pada prinsipnya tidak bersifat eksklusif untuk satu negara saja, tetapi pengelolaannya tetap mengutamakan jemaah haji dan umrah asal Indonesia."Bukan hanya jamaah Indonesia yang berada di situ. Kita terbuka, tapi tentunya kita prioritaskan untuk jamaah dari Indonesia," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu , dikutip dari Antara.Baca juga: Pemerintah Sudah Beli Hotel-Lahan untuk Kampung Haji di Mekkah, 2,5 Km dari Masjidil HaramRosan menjelaskan saat ini penggunaan kawasan tersebut difokuskan untuk jamaah Indonesia.Namun ke depan, fasilitas Kampung Haji dapat dimanfaatkan oleh jamaah dari negara lain, apabila kapasitasnya masih tersedia dan kebutuhan jamaah nasional telah terpenuhi.Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memberikan pengalaman dan layanan terbaik bagi jamaah Indonesia.Namun di saat yang sama, tidak menutup potensi kerja sama dan pemanfaatan optimal pada fasilitas yang tersedia.Baca juga: Prabowo Terima Kasih ke Arab Saudi karena Dibolehkan Bangun Kampung Haji"Karena kita juga ingin memberikan bukan hanya pengalaman, tapi juga penawaran yang terbaik," ujar Rosam.Pengembangan Kampung Haji juga didukung oleh rencana pembangunan infrastruktur penunjang di sekitar lokasi, termasuk akses jalan dan elevator yang saat ini masih dalam perencanaan.Rosan menilai, pembangunan Kampung Haji sejalan dengan masifnya proyek pengembangan yang tengah dilakukan pemerintah Arab Saudi.Baca juga: Proyek Kampung Haji Disebut Bakal Buka 7.500 Lapangan Kerja untuk TKI"Memang Arab Saudi ini kebetulan sedang melakukan pembangunan cukup besar di Arab Saudi, di Mekah. Kita lihat dari perluasan Masjidil Haram, kemudian sehingga terbentuk daerah-daerah baru," imbuh Rosan.Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah membeli lahan seluas 5 hektare dan hotel dengan 1.460 kamar yang berjarak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.Lahan dan hotel tersebut akan disulap menjadi Kampung Haji Indonesia yang dirancang memiliki 13 menara dengan 6.025 kamar yang mampu menampung 4.383 orang jemaah.
(prf/ega)
Kampung Haji di Mekkah Akan Terbuka untuk WNA, tetapi Prioritaskan Jemaah Indonesia
2026-01-12 04:40:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:25
| 2026-01-12 05:08
| 2026-01-12 03:56
| 2026-01-12 03:29










































