Pemkab Bener Meriah Perpanjang Tanggap Darurat hingga 23 Desember 2025

2026-01-11 14:36:52
Pemkab Bener Meriah Perpanjang Tanggap Darurat hingga 23 Desember 2025
- Pemerintah Kabupaten Bener Meriah resmi memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, terhitung mulai 10 Desember hingga 23 Desember 2025.Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Bener Meriah Tagore, melalui Kepala Dinas Kominfo sekaligus Kepala Pusat Data dan Informasi Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, Selasa .Keputusan ini tertuang dalam Surat Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Nomor 360/3001.2/2025, yang dikeluarkan berdasarkan hasil kajian cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah.Ilham menjelaskan bahwa kondisi di lapangan masih menunjukkan banyak wilayah terdampak belum dapat dipulihkan sepenuhnya."Perpanjangan masa Tanggap Darurat juga memperhatikan kondisi lapangan, dimana sampai saat ini masih terdapat 6 kecamatan dan 59 kampung yang masih terisolir dan belum bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Di samping itu juga masih ada 8.937 jiwa pengungsi," ujarnya.Baca juga: Banjir Bener Meriah: Warga Keluhkan Harga BBM Rp 80.000 per LiterDengan mempertimbangkan berbagai masukan dari pemangku kepentingan, kata Ilham, Bupati Tagore memutuskan memperpanjang masa Tanggap Darurat untuk mempercepat penanganan bencana dan distribusi bantuan.Ia menambahkan bahwa durasi 14 hari tersebut dapat berubah sesuai kondisi di lapangan."Dalam 14 hari ke depan, jika kondisi semakin membaik, maka masa tanggap darurat ini tidak harus menunggu selesai 14 hari. Namun bisa dikurangi dan dialihkan statusnya menjadi masa pemulihan," ujar Ilham."Kita berharap kondisi ini terus berangsur pulih agar kita bisa masuk ke tahapan pemulihan sebelum nantinya masuk ke tahap rehab rekon," lanjutnya.Selain Bener Meriah, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) juga memperpanjang Status Darurat Bencana Hidrometeorologi di tingkat provinsi selama dua pekan ke depan.Dengan demikian, status darurat yang sebelumnya berlaku 28 November–11 Desember 2025 akan diperpanjang hingga 25 Desember 2025.Keputusan tersebut disampaikan Mualem saat meninjau jembatan ambruk di ruas jalan menuju Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, pada Selasa malam.Baca juga: Bantuan Tak Kunjung Tiba, Pemkab Bener Meriah Datangkan BBM Pakai Kuli Panggul dari Aceh Utara"Kita akan perpanjang dua minggu lagi," kata Mualem ketika ditanya terkait perpanjangan masa darurat bencana.Kedatangan Gubernur Aceh dilakukan menggunakan pesawat melalui Bandara Syekh Hamzah Fansuri pada Selasa petang. Dari bandara, ia langsung menuju lokasi jembatan ambruk saat waktu magrib tiba.Dalam kunjungannya, Gubernur Muzakir Manaf menegaskan perlunya pembangunan jembatan darurat (jembatan bailey) untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang terputus akibat banjir dan kerusakan infrastruktur.


(prf/ega)