Setelah Dikembalikan dari AS, Udang Terkontaminasi Cesium-137 Asal Cikande Dimusnahkan

2026-01-12 03:53:44
Setelah Dikembalikan dari AS, Udang Terkontaminasi Cesium-137 Asal Cikande Dimusnahkan
BOGOR, - Pemerintah memusnahkan udang beku yang terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) asal Cikande, Serang, Banten.Total 5 ton produk dimusnahkan di fasilitas pengolahan limbah B3 PPLI, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu .Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Rasio Ridho Sani, mengatakan pemusnahan dilakukan setelah melalui pemeriksaan dan rekomendasi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) serta Badan Karantina Indonesia (Barantin)."Dari 3.250 kotak yang diperiksa, terdapat 494 kotak udang yang terkontaminasi Cs-137 dengan kandungan 10,8 Bq per kilogram uji basah. Totalnya hampir 5 ton," ujar Rasio di lokasi pemusnahan di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Sabtu.Baca juga: Udang Lampung Terdampak Isu Cesium-137, Harga Anjlok dan Petambak MerugiProduk-produk tersebut sebelumnya dikembalikan dari Amerika Serikat ke Indonesia setelah terdeteksi mengandung radioaktif.Seluruh udang yang dimusnahkan berasal dari fasilitas pengolah udang di Kawasan Industri Modern Cikande.Rasio menjelaskan bahwa proses pemusnahan dilakukan secara bertahap.Setiap sesi insinerasi membutuhkan waktu sekitar empat jam dengan kapasitas pemusnahan mencapai satu ton."Hari ini kami memusnahkan sekitar satu ton. Totalnya lima ton dan akan kami selesaikan secara bertahap," kata dia.Baca juga: 28 Orang yang Tinggal di Zona Merah Radiasi Cesium-137 di Cikande DirelokasiRasio, yang juga sebagai Ketua Bidang Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Satgas Cs-137 menuturkan, pemusnahan ini dilakukan menggunakan insinerator berteknologi vertical stacker yang dilengkapi alat pengendalian emisi udara dan continuous emission monitoring.Hal ini untuk memastikan tidak adanya partikel berbahaya yang lepas ke lingkungan sekitar."Ini aman karena peralatan yang digunakan memenuhi standar pengendalian pencemaran udara dan pemantauan emisi secara terus menerus," ujar Rasio.Baca juga: Berapa Lama Warga Cikande Harus Mengungsi dari Zona Merah Radiasi Cesium-137?Setelah proses pembakaran selesai, lanjut dia, nantinya abu sisa insinerasi disolidifikasi dengan beton dalam kotak HDPE, lalu ditempatkan di landfill kelas satu milik PPLI.Rasio menegaskan bahwa langkah pemusnahan ini penting untuk memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat dari risiko paparan radioaktif.“Kami pastikan seluruh proses sesuai standar untuk melindungi masyarakat dan lingkungan,” kata dia.


(prf/ega)