Usai "Rebutan" dengan Singapura, Malaysia Desak Durian Jadi Buah Nasional

2026-01-12 13:13:57
Usai
KUALA LUMPUR, — Durian Manufacturer Association (DMA), asosiasi produsen durian, telah secara resmi mengajukan permintaan kepada Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia agar durian diberi status sebagai buah nasional Malaysia.DMA juga meminta Pemerintah Malaysia menetapkan 7 Juli sebagai Hari Durian Nasional.“Durian bukan sekadar buah. Ia adalah bagian dari identitas nasional kami,” ujar Presiden DMA, Eric Chan, dikutip dari The Straits Times, Senin .Baca juga: Tak Bisa Dibawa Terbang, Keluarga China Nekat Habiskan 5,5 Kg Durian“Setiap orang Malaysia, apa pun latar belakangnya, punya kisah tentang durian — kenangan, tradisi. Ini satu hal yang menyatukan kita semua,” imbuhnya.Permintaan DMA ini muncul setelah warganet Malaysia dan Singapura sempat berdebat di media sosial pada tahun lalu soal siapa yang berhak mengklaim durian sebagai buah kebanggaan nasional.Menurut Chan, Malaysia memiliki alasan kuat untuk memberikan pengakuan resmi pada “raja segala buah” itu.Varietas terkenal seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24 bukan hanya populer di dalam negeri, tetapi juga telah mendunia sebagai produk unggulan ekspor Malaysia.Musang King sendiri telah memiliki status indikasi geografis (GI) yang menegaskan asal usulnya sebagai produk khas Malaysia, dan baru-baru ini diperpanjang hingga Maret 2034.“Perpanjangan status GI itu seperti cap paspor bagi Musang King,” kata Chan.“Ini membuktikan bahwa durian itu benar-benar berasal dari Malaysia. Kita patut bangga karena petani dan produsen lokal telah membangun merek global dari akar budaya kita sendiri,” tambahnya.Ia menambahkan, industri durian berkontribusi jutaan ringgit pada ekspor pertanian dan memberi penghidupan bagi ribuan petani serta pelaku usaha kecil.Dengan menjadikannya buah nasional, Chan yakin Malaysia bisa mendorong inovasi, riset, dan agrowisata berbasis durian — termasuk festival dan pameran tahunan setiap 7 Juli.“Ini bukan sekadar buah. Ini adalah kebanggaan dan gairah,” katanya.Menanggapi usulan tersebut, Direktur Jenderal Departemen Pertanian, Nor Sam Alwi, membenarkan bahwa kementeriannya telah menerima proposal dari DMA dan tengah meninjaunya dengan cermat.“Faktor-faktor seperti dampak sosial ekonomi, nilai ekspor, warisan budaya, penerimaan publik, serta pentingnya buah ini dalam industri pertanian nasional semuanya akan dipertimbangkan,” ujarnya kepada The Star.Baca juga: Malaysia Mulai Ekspor Durian ke China, Indonesia Ikut Mengendus


(prf/ega)