- Lini masa media social X ramai membahas soal rincian dana bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Dalam unggahan @Kan***, Senin , disebutkan bahwa dana bantuan Kementan mencapai Rp 73 Miliar.Namun, ada yang janggal dari rincian dana bantuan tersebut, yakni pada harga beras dengan volume 21.874 yang mencapai Rp 1,3 miliar.Hal ini menimbulkan pertanyaan lantaran jika dikalkulasi, setiap sekilo besar harganya mencapai Rp 60.000, jauh lebih lebih tinggi dari harga beras di pasaran yang hanya sekitar Rp 15.000 per kg."Rincian dana bantuan bencana dari Kementan bocor, harga besar dinilai janggal! Rp 900 ribu per 15 kg?" tulis unggahan.Lantas, benarkah Kementan melakukan mark-up dana bantuan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera?Baca juga: Sejumlah Wilayah di Sumbar Terisolasi, Relawan Ceritakan Perjalanan 17 Km Antar BantuanKepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch. Arief Cahyono membantah tuduhan kementeriannya melakukan dugaan mark up terhadap dana bantuan untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh."Ngaco itu," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin .Dia meluruskan, dalam foto rincian dana bantuan yang beredar di media sosial disebutkan bahwa kebutuhan biaya untuk beras adalah Rp 1,3 miliar untuk volume 21.874.Namun, ada kesalahpahaman dari volume 21.874 itu. Volume 21.874 adalah jumlah paket besar, bukan jumlah per kg bahan makanan pokok itu."Foto data awal bantuan yang beredar senilai Rp 1,3 miliar tidak mencantumkan satuan volume secara lengkap. Volume 21.874 yang tertulis adalah jumlah paket beras, dengan masing-masing paket berisi 5 kilogram, bukan per kilogram," jelasnya.Arief menegaskan, kekeliruan itu telah diperbaiki untuk menghindari kesalahpahaman informasi.Pihaknya juga meminta maaf atas kemunculan rincian data yang menghebohkan publik di jagad maya.Dia menilai, sorotan publik atas unggahan tersebut merupakan bagian dari bentuk pengawasan rakyat terhadap Kementan, dan itu sangat membantu akuntabilitas bantuan yang diberikan.Baca juga: Presiden Prabowo Setujui Bantuan Rp 60 Juta Per Rumah untuk Pengungsi Banjir SumateraLebih lanjut, Arief menyampaikan bahwa hingga saat ini Kementan telah menyalurkan 1.200 ton beras kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh-Sumatera.
(prf/ega)
Rincian Dana Bantuan Rp 73 M untuk Bencana di Sumatera Bocor, Harga Beras Rp 60.000 per Kg, Kementan: Ngaco Itu
2026-01-11 03:54:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:43
| 2026-01-11 02:35
| 2026-01-11 02:20
| 2026-01-11 02:15
| 2026-01-11 01:46










































