Sopir Mobil MBG Tabrak SD di Jakut Masih Diperiksa, Penyebab Didalami

2026-01-13 10:09:56
Sopir Mobil MBG Tabrak SD di Jakut Masih Diperiksa, Penyebab Didalami
Polda Metro Jaya menyelidiki insiden mobil nyelonong menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Pihak kepolisian juga masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut."Saya sudah ke TKP, ya. Kita akan melakukan olah TKP. Saya akan tugaskan Dirlantas dan Dirreskrimum, ya, untuk memastikan tentang motif ataupun kejadian yang tadi pagi pukul 06.39 WIB itu terjadi di sekolah SD Negeri 01," kata Irjen Asep kepada wartawan setelah menjenguk korban di RSUD Koja, Kamis (11/12/2025).Asep menambahkan kini sopir mobil telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Utara. Polisi masih mendalami kasus ini."Masih berproses. Saya tidak mau menduga-duga, tapi nanti hasil pemeriksaan akan kami sampaikan kembali," ucap dia.Sebelumnya, Kapolsek Cilincing Kompol Bobi Subasri mengatakan sopir mengaku salah menginjak pedal mobil gas saat mau mengerem. Hal itu, menurut sopir, membuat mobil menabrak."Jadi keterangan dari si sopir, itu kan sekolahnya di atas, tanjakan. Nah, kebetulan dia memang mau mengantarkan makanan itu ke sekolah. Ini keterangan sementara ya, bukan pasti ya, sementara," kata Bobi."Dia mau naik ke atas itu, mau ngerem, katanya remnya nggak pakem kan, karena takut mau nabrak (mundur), dia injek (rem) yang dalam. Nah, kirain itu (rem), ternyata gas," sambung Bobi.Diketahui, mobil operasional pengantar MBG nyelonong masuk SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Total, ada 20 korban yang terluka akibat peristiwa itu."Korban 20 orang, terdiri atas 19 siswa dan 1 orang guru," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, kepada detikcom, Kamis (11/12).Budi Hermanto mengatakan lima di antaranya dirawat di RS Koja. Sedangkan 14 orang lainnya dibawa ke RSUD Cilincing dan seorang lainnya di Puskesmas setempat.Peristiwa ini terjadi saat para murid sedang mengikuti kegiatan di halaman sekolah sekitar pukul 07.39 WIB tadi. Mobil GranMax itu awalnya menghantam pagar, lalu menabrak para siswa yang berada di lapangan sekolah.Simak juga Video: Mobil MBG yang Tabrak Siswa di Jakut Dikendarai Sopir Pengganti[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-13 10:21