JAKARTA, - Menjelang penutupan 2025, ekonomi Indonesia makin bertumpu pada sektor manufaktur yang mencatat ekspansi empat bulan beruntun. Sektor ini menjadi penopang utama stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, menilai ketahanan ekonomi tidak hanya bersumber dari stimulus fiskal. Permintaan domestik juga dinilai tetap kuat.“Kita terus memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang terarah, termasuk stimulus kuartal IV-2025, sekaligus mendorong ekspor bernilai tambah,” ujar Febrio dalam keterangan resmi, Selasa .Baca juga: Kesejahteraan Karyawan Jadi Strategi Keunggulan Bisnis Manufaktur Fesyen PT Mas AryaIa mengungkapkan PMI Manufaktur Indonesia pada November 2025 berada di level 53,3.Angka itu mencerminkan penguatan aktivitas industri yang ditopang peningkatan pesanan, produksi, dan perekrutan tenaga kerja.Ekspansi serupa juga terlihat di India, Amerika, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Kondisi tersebut memberi ruang peningkatan ekspor bagi Indonesia.Perdagangan luar negeri tetap menjadi bantalan penting. Neraca perdagangan mencatat surplus 35,9 miliar dollar AS sepanjang Januari–Oktober 2025, tumbuh 44,1 persen secara tahunan.Sektor nonmigas menjadi pendorong utama dengan surplus 51,5 miliar dollar AS dan ekspor kumulatif 234 miliar dollar AS.Industri pengolahan serta sektor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan juga mencatat lonjakan dua digit.Baca juga: Koperasi Tak Lagi Simpan Pinjam, Pemerintah Siapkan Lompatan ke ManufakturKenaikan impor barang modal hingga 18,7 persen dianggap sebagai sinyal peningkatan investasi dan perluasan kapasitas produksi.Inflasi November tercatat 2,72 persen secara tahunan, turun dari Oktober. Penurunan terutama terjadi karena melunaknya harga beras, cabai merah, dan daging ayam.Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi gejolak harga selama musim hujan. Inflasi inti tetap stabil di 2,36 persen yang menunjukkan daya beli masih terjaga.Menjelang Natal dan Tahun Baru, kebijakan pemerintah difokuskan pada stabilisasi pasokan pangan dan penguatan ekspor bernilai tambah.Diversifikasi tujuan dagang dan percepatan hilirisasi terus didorong agar momentum ekonomi terjaga hingga 2026.
(prf/ega)
Sektor Manufaktur Jadi Penopang Ekonomi RI Jelang Akhir 2025
2026-01-12 06:43:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:21
| 2026-01-12 05:18
| 2026-01-12 04:51
| 2026-01-12 04:49










































