Tolak Ajakan Tawuran, 2 Anak SMP Dibegal Pelajar Lain Dekat Bandara Soekarno-Hatta

2026-01-12 06:19:22
Tolak Ajakan Tawuran, 2 Anak SMP Dibegal Pelajar Lain Dekat Bandara Soekarno-Hatta
TANGERANG, - Pelajar SMP berinisial RAF dan AZK menjadi korban perampasan tas dan handphone di kawasan Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.Polisi telah menangkap pelaku berinisial HN (18).Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono mengatakan, peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 05.10 WIB. Saat itu, ada rencana tawuran antarkelompok pelajar di lokasi tersebut.Baca juga: 13 Anak Sungai di Jakarta Masih Tercemar Limbah, DLH Ingatkan Bahaya Memancing IkanAwalnya, RAF berboncengan AZK menuju rumah neneknya di Rawa Bokor, Kota Tangerang.“Jadi korban perampasan ini merupakan pelajar SMP,” ujar Yandri dalam keterangannya, Selasa .Saat melintas, korban mendapati sejumlah pelajar yang diduga akan melakukan tawuran.Korban dan temannya juga diminta untuk ikut dalam aksi tawuran itu mengingat dua kelompok pelajar itu, salah satunya berasal dari sekolah korban.Namun, RAF menolak ajakan teman-temannya untuk terlibat tawuran tersebut dan melarikan diri.“Karena jumlah mereka kalah, kelompok teman korban kemudian melarikan diri,” kata dia.Namun, saat kabur, RAF dan AZK justru diadang oleh kelompok pelajar lain.Baca juga: Nasib Pedagang Pasar Loak Menteng, Pendapatan Turun dan Ditinggal PembeliMereka dipepet oleh satu sepeda motor yang ditumpangi tiga orang di area Pos 25 Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta.“Salah satu pelaku menendang korban hingga terjatuh. Setelah itu korban diancam menggunakan senjata tajam jenis celurit,” kata Yandri.Setelah menendang korban hingga jatuh, pelaku merampas tas milik RAF yang berisi satu unit handphone Oppo A5S warna hitam, serta tas milik AZK.Para pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian. Akibatnya, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 2 juta.Korban kemudian mengadukan peristiwa itu kepada orangtuanya yang lalu membuat laporan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta.


(prf/ega)