Terbesar di Asia, Bagaimana Posisi Industri Kakao Indonesia di Mata Dunia?

2026-02-02 10:42:48
Terbesar di Asia, Bagaimana Posisi Industri Kakao Indonesia di Mata Dunia?
DENPASAR, - Indonesia merupakan produsen biji kakao terbesar di Asia. Meskipun demikian, kontribusi biji kakao Indonesia baru berkontribusi sebesar 3 persen terhadap produksi global.Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) menerangkan Indonesia memiliki posisi yang cukup menjanjikan di mata dunia.Berdasarkan data International Cocoa Organization (ICCO) pada 2022, Indonesia menempati posisi ke 7 sebagai negara dengan produksi biji kakao terbesar dengan kontribusi persentase global mencapai 3 persen.Tiga posisi teratas negara yang memiliki produksi biji kakao terbesar ditempati oleh Pantai Gading, Ghana, dan Ekuador.Baca juga: Berpotensi Jadi Komoditas Andalan, Industri Kakao Hadapi Isu Penyusutan Lahan hingga Peremajaan TanamanSementara itu, Indonesia menempai posisi ketiga sebagai negara pengolah biji kakao terbesar di dunia setelah Pantai Gading dan Belanda.Dengan hasil tersebut, Indonesia masih menjadi negara nomor satu di Asia dengan produksi dan pengolahan terbesar./ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Proses fermentasi biji kakao setelah panenKetua Umum Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) Soetanto Abdoellah menjelaskan, pada 2023-2024, Indonesia mampu memproduksi kakao sebanyak 160.000-180.000 ton dalam setahun."Tahun ini ada data bahwa produksi (kakao) kita 200.000 ton," ungkap dia dalam acara Kunjungan Kerja Media Kontribusi Industri Kakao untuk APBN dan Perekonomian, Senin .Sebagai gambaran, luas area perkebunan kakao yang ada di Indonesia saat ini berkisar 1,3 juta hektare.Baca juga: Emiten Kakao Wahana Interfood (COCO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 20 Persen di Kuartal IV 2025Soetanto mengungkapkan, mayoritas wilayah Indonesia diberkahi dengan iklim dan tanah yang cocok untuk menanam kakao."Semuanya itu curah hujannya cocok untuk kakao," ungkap dia.Tak hanya curah hujan, hampir semua tanah juga memiliki mineral yang sesuai dengan kondisi optimal yang dibutuhkan kakao untuk dapat tumbuh.Peluang kakao di Indonesia juga didukung oleh tersedianya teknologi dan panduan seperti good agriculture practice (GAP) dan good manufacturing Practices (GMP) yang mencakup hal-hal seperti varietas, pemangkasan, pemupukan, panen, hingga pasca panen.Dari segi permintaan, komoditas kakao juga menunjukkan peningkatan dari dalam maupun luar negeri.Hal itu disambut dengan kakao Indonesia yang berpotensi memiliki kualitas tinggi. Kakao Indonesia dinilai memiliki karakter spesifik yang memenuhi standar nasional dan internasional.Kakao Indonesia juga telah menjadi pilihan untuk industri di negara seperti Amerika Serikat (AS), Swiss, Belanda, hingga Italia.Selain itu, kakao juga dikenal sebagai komoditas yang memiliki harga baik atau antara 5-13 dollar AS per kg.Hal tersebut masih ditambah dengan fakta bahwa, Indonesia masih menjadi negara Asia nomor satu sebagai penghasil maupun pengolah biji kakao.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 10:26