Keluarga MUA Deni alias Dea Lipa Minta Maaf atas Kegaduhan di Medsos

2026-01-14 06:51:44
Keluarga MUA Deni alias Dea Lipa Minta Maaf atas Kegaduhan di Medsos
MATARAM, - Keluarga Deni Apriadi Rahman alias Dea Lipa (23), make-up artist (MUA) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial.Dea Lipa yang dijuluki 'Sister Hong dari Lombok' viral di media sosial beberapa waktu terakhir.Permintaan maaf ini disampaikan keluarga Deni dalam keterangan pers di Mataram, Sabtu ."Sebelumnya kami minta maaf atas kegaduhan yang tidak pernah kami inginkan terjadi melalui media sosial," kata Maya, juru bicara keluarga Deni.Baca juga: Sambil Menangis, MUA Lombok Deni alias Dea Lipa Mengaku Mentalnya TertekanMaya mengatakan, selama satu minggu ini keluarga merasa cukup terganggu dengan postingan dan narasi-narasi negatif yang beredar di media sosial. Pihak keluarga memilih diam dan tidak menanggapi komentar-komentar di media sosial tersebut untuk menjaga psikis Deni yang sempat down. Baca juga: 6 Fakta Kasus Dea Lipa yang Dituduh sebagai Sister Hong LombokDeni alias Dea Lipa merupakan pria berusia 23 tahun dan bekerja sebagai penata rias pengantin.Deni menjadi sorotan setelah video yang menampilkan dirinya tengah mengenakan hijab dan merias pengantin, viral di media sosial."Kami (keluarga) merasa terganggu, merasa terintimidasi, terancam, bahkan kenapa kami memilih diam itu juga perlu kami jelaskan. Diam pun adalah bentuk selemah-lemahnya kami bertahan," kata Maya.Sejak postingan tersebut viral di media sosial, keluarga fokus untuk menjaga kesehatan mental Deni. Maya mengatakan, selama ini pihak keluarga terus membimbing dan menasihati Deni, serta berharap Deni bisa berubah pelan-pelan. "Kami tidak pernah menutup pintu hidayah Allah itu kepada hambanya tidak pernah. Kami masih berharap perubahan itu bisa terjadi, tidak kemarin mungkin besok, tidak besok mungkin besoknya lagi," kata Maya. "Mungkin kalau sekarang dikatakan ini momentum berubah kami masih tetap ingin melihat dia tegak berdiri sebagai dirinya sendiri, tidak perubahan yang terlalu dipaksakan," tambah Maya. Maya meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan penghakiman sendiri dan menyebar fitnah di media sosial. Sebelumnya diberitakan, Deni Apriadi Rahman alias Dea Lipa (23), make-up artist (MUA) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial.Deni alias Dea merupakan penata rias pengantin berjenis kelamin laki-laki yang memiliki paras cantik dan berdandan seperti perempuan.Deni menjadi viral setelah postingan video di media sosial yang memperlihatkan sosok dirinya yang sedang mengenakan hijab, tengah merias pengantin. Narasi-narasi negatif dari pengguna media sosial bermunculan. Menurut Deni, narasi-narasi di media sosial tersebut tidak benar."Banyak narasi yang disebarkan tidak sesuai dengan kenyataan bahkan menuduh saya sebagai penista agama, kaum Sodom, Sister Hong dari Lombok, serta menuduh saya melakukan hal-hal yang tidak saya lakukan," kata Deni.


(prf/ega)