Temuan Beras Diduga Oplosan, Polres Lombok Timur NTB Periksa 8 Orang

2026-01-12 06:15:22
Temuan Beras Diduga Oplosan, Polres Lombok Timur NTB Periksa 8 Orang
LOMBOK TIMUR, - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Lombok Timur menemukan sebanyak 110 ton beras di sebuah gudang penyimpanan di Kecamatan Sikur, Lombok Timur.Beras ini diduga merupakan beras oplosan yang dikeluhkan masyarakat beberapa waktu terakhir ini. Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat di Lombok Timur."Mereka mengeluh dan merasa kecewa karena isi beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga  Pangan) dalam kemasan yang mereka anggap berkualitas baik, malah buruk dan tidak sesuai standar," kata Dharma, Kamis . Baca juga: Mentan Amran Sulaiman Sidak Pasar Legi Solo, Bantah Harga Beras MelambungBeras beraas tersebut telah beredar di masyarakat, dan kini polisi berhasil menyita dan menyegel 110 ton beras oplos tersebur."Sebagian yang sudah beredar kita tarik dari pasaran, agar hak konsumen bisa kita lindungi," ungkapnya.Atas kasus tersebut Dharma mengatakan ada oknum Bulog Cabang Lombok Timur dan Mitra Bulog yang terlibat.Satgas juga telah mengamankan dan memeriksa dan meminta keterangan pada 8 orang.Sejauh ini belum dipastikan jumlah tersangka terkait 110 ton yang diduga beras oplosan tersebut. Baca juga: Ditemukan 110 Ton Beras Oplosan di Lombok Timur, Oknum Bulog Diduga TerlibatSementara itu, Kepala Cabang Bulog Kabupaten Lombok Timur, Supermansyah yang di konfirmasi mengatakan bahwa pihak Bulog juga menjadi bagian dari Satgas Pangan bersama sama dengan Polres Lombok Timur, akan mengikuti  dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang berlaku. "Kita telah kordinasi sejak awal atas temuan di lapangan terkait dugaan beras oplosan ini. Dan kita mendukung langkah Polres Lombok Timur atas penindakan tersebut," kata Supermansyah.Dia juga membenarkan telah ada sejumlah orang yang diamankan dan diperiksa Reskrim Polres Lombok Timur, dan seluruh penangannnya diserahkan sepenuhnya pada kepolisian.Baca juga: Bahagianya Warga Kabupaten Jayawijaya Dapat 1.000 Paket Beras dari Kodam XVII Dia juga mengatakan jika dalam penanganan kasus beras oplosan ini, ada oknum Bulog cabang Lombok Timur terlibat, pihaknya tidak akan membela. "Kita tak akan membela siapapun yang terlibat dalam tindakan yang merugukan masyarakat ini dan kita serahkan pada aparat kepolisian  penanganan kasus ini," katanya.


(prf/ega)