BANYUWANGI, - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperketat akses penyeberangan di Selat Bali dengan menolak kendaraan yang identitas penumpangnya tidak sesuai.Pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ini, ASDP telah menolak 35 kendaraan untuk melakukan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk."Ada 20 kendaraan dari Jawa ke Bali, kalau dari Gilimanuk ke Ketapang sekitar 15 kendaraan," kata General Manager ASDP Ketapang, Ardhi Ekapaty, Senin .Baca juga: Ancaman Gelombang Tinggi Saat Musim Libur Nataru di Selat Bali, Menhub Wanti-wanti Kelaikan KapalDari Jawa ke Bali, mayoritas kendaraan yang ditolak menyeberang dan harus melakukan verifikasi ulang adalah bus dan kendaraan kecil.Sementara dari Pelabuhan Gilimanuk, mayoritas kendaraan yang ditertibkan adalah kendaraan roda dua."Kalau tidak sesuai data pribadi KTP maupun nomor polisi di kendaraan, tiketnya kita tolak," tegas Ardhi.Baca juga: Ada Wahana Baru, Pantai Bali 2 Indramayu Kedatangan Lebih Banyak Pengunjung Saat NataruSementara itu, dua hari menjelang pergantian tahun, pergerakan penumpang didominasi dari arah Bali menuju Banyuwangi.Berdasarkan data operasional Pelabuhan Ketapang pada Minggu , total penumpang yang menyeberang, baik pejalan kaki maupun di dalam kendaraan, mencapai 29.150 orang.Rinciannya, 2.234 unit roda dua, 3.103 unit kendaraan kecil (golongan IVA dan IVB), 1.872 unit truk, serta 317 unit bus, sehingga total kendaraan roda empat tercatat 5.292 unit.
(prf/ega)
ASDP Tolak 35 Kendaraan Seberangi Selat Bali karena Identitas Penumpang Tak Sesuai
2026-01-12 05:54:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:27
| 2026-01-12 06:23
| 2026-01-12 05:47
| 2026-01-12 05:27
| 2026-01-12 04:52










































