SURABAYA, - Direktur PT Widya Satria, Erlangga Satriagung mengakui penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantornya berhubungan dengan kasus proyek Monumen Reog Ponorogo.Erlangga mengatakan, proses penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di kantornya di Jalan Ketintang Permai, Gayungan, Surabaya, berlangsung sejak pukul 11.00 WIB, Rabu .Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah aparat kepolisian tampak masih berjaga di kantor tersebut sekitar pukul 18.00 WIB. Belum ada petugas KPK yang keluar dari gedung itu.Baca juga: Digeledah KPK, Kantor Pemenang Tender Proyek Monumen Reog Ponorogo Dijaga Ketat Polisi"Mulai jam berapa (penggeledahan KPK), 11 atau jam berapa tadi itu ya. Iya (berlangsung sampai sekarang)," kata Erlangga ketika berada di depan kantornya, Rabu .Erlangga mengatakan, penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyelidikan dugaan kasus korupsi proyek Monumen Reog yang melibatkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.Baca juga: KPK Geledah Kantor di Surabaya Terkait Kasus Bupati Ponorogo"Ini kan tugasnya beliau-beliau untuk melakukan apa, kaitannya dengan Pak Sugiri begitu. (Berkaitan) proyek Ponorogo, Monumen Reog itu," ucapnya.Oleh karena itu, kata Erlangga, penyidik KPK tengah mencari berbagai berkas yang berhubungan dengan kasus tersebut. Namun, dia mengaku belum mengetahui data yang dikumpulkan."Wah enggak tahu ya (yang diperiksa), berkas-berkas begitu ya, enggak tahu ya (jumlah petugasnya) berapa tadi ya, berapa tadi itu," ujarnya.Diketahui, PT Widya Satria merupakan pemenang tender pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP). Proyek itu sedang didalami KPK setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
(prf/ega)
Direktur PT Widya Satria Akui Penggeledahan KPK Terkait Proyek Monumen Reog Ponorogo
2026-01-11 23:11:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:09
| 2026-01-11 21:21
| 2026-01-11 21:01
| 2026-01-11 20:51
| 2026-01-11 20:46










































