Kemenko PM Pulangkan 27 Warga Jateng-Banten Terdampak Bencana di Aceh

2026-01-16 10:47:08
Kemenko PM Pulangkan 27 Warga Jateng-Banten Terdampak Bencana di Aceh
JAKARTA, - Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memfasilitasi pemulangan puluhan warga Jawa Tengah (Jateng), Banten, dan Jawa Barat yang berprofesi sebagai tenaga kerja penderes getah pinus yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.Mereka dipulangkan menggunakan pesawat Hercules A-1343 dari Rembele dan tiba di Halim Perdanakusuma pada Selasa ."Dengan kepulangan 27 warga ini, secara total Kemenko PM telah memfasilitasi kepulangan 119 warga terdampak bencana di Aceh," tutur Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryartono dalam keterangannya, Selasa.Baca juga: Prabowo Bakal Rayakan Malam Tahun Baru di Aceh Bareng WargaIa mengatakan, upaya pemulangan ini masih kelanjutan arahan Menko PM Muhaimin Iskandar usai mengunjungi Bener Meriah, Aceh."Pemulangan ini sebagai wujud kehadiran negara untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana," kata dia.Upaya fasilitasi pemulangan ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemprov Jateng, dan Pemprov Banten."Terdapat total 27 warga terdampak bencana yang dipulangkan. Mereka juga diberikan sejumlah bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka," ucap Nunung.Saat ini, mereka tengah dalam perjalanan menuju kediaman masing-masing dengan menggunakan transportasi darat yang difasilitasi badan penghubung daerah masing-masing.Baca juga: PLN Akui Listrik di Aceh Belum Pulih 100 Persen"Kami memastikan pemberdayaan masyarakat pascabencana akan konsisten dilakukan dengan mengkoordinasikan Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga," ucapnya.Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi terciptanya kemiskinan baru yang muncul pascabencana yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh."Masyarakat tidak akan dibiarkan sendirian pasca terdampak bencana. Kemenko PM memastikan Pemerintah akan membantu masyarakat kembali berdaya dan sejahtera," ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-01-16 09:45