Disangka Penembak Bondi Beach, Pria Ini Takut Keluar Rumah Usai Dapat Ancaman

2026-01-12 07:49:58
Disangka Penembak Bondi Beach, Pria Ini Takut Keluar Rumah Usai Dapat Ancaman
- Seorang pria di Sydney, Australia mengaku mendapat ancaman hingga takut keluar rumah karena memiliki nama yang sama dengan penembak Bondi Beach, Naveed Akram.Pria berusia 30 tahun yang tinggal di pinggiran Sydney itu mengatakan, ia mendengar namanya diidentifikasi sebagai pelaku penembakan pada Minggu pukul 21.30 waktu setempat.Menurutnya, ia bahkan sempat menerima banyak pesan mengerikan."Saya tidak bisa tidur semalaman. Saya ketakutan. Saya tidak bisa keluar rumah, seperti ini masalah yang mengancam jiwa." kata Akram, dikutip dari AFP, Senin ."Jadi saya tidak ingin mengambil risiko apa pun, keluarga saya juga khawatir, jadi ini masa yang cukup sulit bagi saya," lanjutnya.Baca juga: PM Australia Tak Terima Penembakan Bondi Beach Dikaitkan dengan Pengakuan PalestinaAtas situasinya itu, Akram menghubungi Konsulat Pakistan untuk menyebarkan video klarifikasinya.Pasalnya, kerabatnya di kampung halaman juga menerima panggilan telepon usai namanya diidentifikasi sebagai pelaku penembakan Bondi Beach."Ini menghancurkan citra saya, citra keluarga saya," ujarnya."Orang-orang mulai menelepon mereka. Mereka khawatir dan telah memberi tahu polisi di sana," sambungnya.Baca juga: Pelaku Penembakan Bondi Beach Sempat ke Asia Tenggara, Mengaku Warga IndiaSebelumnya, insiden penembakan terjadi di Bondi Beach dan menyasar orang-orang yang merayakan festival Yahudi Hanukkah pada Minggu .Akibatnya, 15 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Dua pelaku diidentifikasi sebagai ayah-anak dengan nama, Sajid Akram dan Naveed Akram.Setelah penembakan Bondi Beach terjadi, foto seorang pria dengan senyum lebar sambil mengenakan jersey kriket Pakistan berwarna hijau, beredar di media sosial.Diketahui, foto itu diambil dari akun Facebook Naveed Akram, pria berbeda yang tidak terlibat dalam kasus penembakan itu.Baca juga: Pelaku Penembakan Bondi Beach Bangun dari Koma, Langsung Diproses HukumDalam sebuah video yang diunggah oleh Konsulat Pakistan di Sydney, pria tampak memohon agar warganet menghentikan informasi yang salah tentang dirinya."Menurut laporan media, salah satu nama penembak adalah Naveed Akram dan nama saya juga Naveed Akram," katanya dalam video tersebut.


(prf/ega)