Detik-detik Penangkapan Gembong Narkoba Dewi Astutik saat Keluar dari Hotel di Kamboja

2026-01-11 21:45:58
Detik-detik Penangkapan Gembong Narkoba Dewi Astutik saat Keluar dari Hotel di Kamboja
JAKARTA, - Penangkapan buronan kasus narkotika kelas kakap PA alias Dewi Astutik, alias Kak Jinda, alias Dinda di Kamboja berlangsung dramatis dan hanya membutuhkan hitungan menit sejak target terdeteksi.Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mengungkap detik-detik operasi penangkapan PA di Kamboja pada 1 Desember 2025. Penangkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan lintas negara dan lembaga.Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari Red Notice Interpol nomor A-3536/3-2025 serta surat DPO BNN nomor 31/INTER/D/X/2024 yang diterbitkan pada 3 Oktober 2024.Baca juga: Dewi Astutik Gembong Narkoba, Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu ke Indonesia"Operasi penindakan dimulai pada 17 November 2025 setelah Kedeputian Berantas dan Kedeputian Hukum dan Kerja Sama BNN menerima informasi intelijen mengenai keberadaan sasaran di Phnom Penh," ujarnya saat menemui media di Gedung 600, Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa .Setelah mendapatkan informasi tersebut, BNN membentuk tim dan menerbitkan surat perintah pemberangkatan pada 25 November 2025, dan tim tiba pada 30 November di Phnom Penh, Kamboja."Tim BNN Republik Indonesia tiba di Phnom Penh dan langsung melakukan koordinasi dengan Kepolisian Kamboja, KBRI, dan BAIS perwakilan Kamboja untuk melakukan penangkapan terhadap DPO tersebut," lanjut Suyudi.Pada Senin sekitar pukul 13.39 waktu setempat, tim gabungan mendeteksi PA di lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Ia berada dalam mobil Toyota Prius warna putih.Begitu kendaraan berhenti, tim yang sudah bersiaga langsung mengepung area dan mengamankan PA yang saat itu sedang bersama seorang laki-laki. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah target melarikan diri maupun menghancurkan barang bukti."Pada saat di TKP penangkapan, tim BNN Republik Indonesia langsung melakukan verifikasi dan klarifikasi fisik untuk memastikan bahwa orang yang diamankan adalah benar DPO dimaksud," ungkap Suyudi.Baca juga: Begini Cara BNN Tangkap Gembong Narkoba Dewi Astutik di KambojaVerifikasi dilakukan melalui pencocokan ciri fisik, identitas pendukung, serta data intelijen yang telah dikumpulkan sebelumnya. Setelah identitasnya dipastikan cocok, target langsung dibawa untuk proses hukum lebih lanjut.Mengenai sosok pria yang sedang bersama DA saat ia ditangkap, Suyudi mengatakan sosok tersebut masih dalam proses pendalaman."Saudara DA kami amankan tanpa perlawanan dan cukup kooperatif. Dan laki-laki yang bersama yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pendalaman," ucapnya.Terkait kesulitan selama pencarian, ia menjelaskan bahwa mobilitas tinggi buronan menjadi tantangan besar. Menurut Suyudi, PA merupakan bagian dari jaringan internasional yang selama ini pindah dari negara ke negara lain."Dan pada saat berada di Kamboja, melalui kerja sama tadi yang saya sampaikan, kami bisa menemukan titik yang bersangkutan sehingga kami lakukan penangkapan," ujarnya.Penangkapan PA merupakan bagian dari operasi besar memburu aktor utama penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun yang diungkap BNN pada Mei 2025.BNN juga menyebut PA sebagai salah satu figur penting jaringan narkotika internasional yang bergerak di kawasan Golden Triangle serta Asia-Afrika.


(prf/ega)

Berita Lainnya