Empat Hari Terisolasi Banjir di Aceh Tamiang, Nila Menerobos Hutan demi Selamat ke Medan

2026-01-12 03:24:52
Empat Hari Terisolasi Banjir di Aceh Tamiang, Nila Menerobos Hutan demi Selamat ke Medan
ACEH UTARA, - Nila Siddiq (40), warga Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, akhirnya bisa menerobos isolasi banjir kabupaten itu, Minggu .Setelah empat hari terisolasi di rumahnya, Nila akhirnya memberanikan diri menerabas banjir dengan berjalan kaki.Dia memulai perjalanan bersama keluarganya dengan berjalan kaki, menyusuri lintas nasional Aceh Tamiang ke Medan, Sumatera Utara."Kami ke arah Bukit Rata dan Kebun Tengah. Di sana, ketinggian air tinggi sekali. Kami tak bisa lewat lintas nasional, terpaksa menyusuri hutan dan kebun sawit," kata Nila, per telepon, Senin .Area hutan dan kebun sawit diterabas.Baginya, terpenting bisa keluar segera dari Aceh Tamiang menuju Medan, Sumatera Utara.Baca juga: Update Banjir Aceh Utara: 78 Meninggal, 51 Hilang, 32.518 Rumah Rusak"Empat hari kami terisolasi. Tak ada bantuan sama sekali, banjir kali ini luar biasa," katanya.Dari Kebun Tengah, dia menuju Salahaji, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.Selama delapan jam dia berjalan kaki, barulah tiba di Dermaga Salahaji.Dari Salahaji, dia naik boat nelayan menuju Dermaga Pangkalan Susu, Sumatera Utara, selama dua jam."Sampai Pangkalan Susu malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Ada warga di Pangkalan Susu yang menerima kami menginap secara gratis. Di situlah kami menginap seluruhnya, bahkan diberi pinjam baju ganti oleh warga di sana,” terang Nila.Baca juga: Basarnas Kerahkan Tim Sisir Laut dan ke 3 Zona Bencana di Aceh UtaraHari ini dia meneruskan perjalanan ke Sumatera Utara ke rumah saudaranya.Baginya, sementara waktu lebih baik meninggalkan Kabupaten Aceh Tamiang."Karena di sana makanan pun tidak ada. Stok di rumah sudah habis semua," tuturnya.Dia menyarankan, jika warga dan relawan ingin menuju Aceh Tamiang lewat jalur Sumatera Utara, bisa menggunakan jalur laut dari Dermaga Salahaji menuju Dermaga Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, lalu dari Paya Bedi menuju Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.Saat ini, Aceh Tamiang lumpuh total. Tidak ada sinyal, listrik, telekomunikasi, dan internet.Belum diketahui korban jiwa dan kerusakan lainnya.Sebelumnya diberitakan, saat ini banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.


(prf/ega)