Wisata Malam Ragunan Dikunjungi 40 Ribu Pengunjung Tiap Akhir Pekan, Catat Jadwal dan Tarif Masuknya

2026-01-16 10:33:27
Wisata Malam Ragunan Dikunjungi 40 Ribu Pengunjung Tiap Akhir Pekan, Catat Jadwal dan Tarif Masuknya
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut program wisata malam hari di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan dikunjungi 40 ribu pengunjung tiap akhir pekan. Dia mengatakan, wisata malam Ragunan akan terus dilanjutkan karena antusiasme warga tinggi.“Sekarang ini akibat Sabtu malam dibuka, Sabtu Minggu itu rata-rata orang berkunjung di Ragunan antara 35.000 sampai dengan 40.000. Jadi kunjungannya sudah naik secara signifikan,” kata Pramono di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis .Ia menyebut program malam hari itu merupakan bagian dari konsep baru pembenahan Ragunan. Lonjakan pengunjung memperlihatkan bahwa masyarakat antusias dengan hadirnya wisata malam hari tersebut.Advertisement“Taman Margasatwa Ragunan melakukan pendekatan konsep baru dengan desain kekinian yang bertujuan untuk memaksimalkan fungsi dan meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke Ragunan,” kata Pramono.Ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya membuat Ragunan lebih menarik dan mudah diakses pengunjung.“Karena secara serius saya akan membuat Ragunan ini jauh lebih menarik. Terutama bagi siapa saja yang punya waktu untuk berkunjung selain hari Sabtu yang malam hari, hari Sabtu kami akan membuat transportasinya lebih gampang lebih tersedia,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-16 10:25