Info Tol Baru yang Akan Beroperasi Mulai 2026

2026-01-12 03:46:53
Info Tol Baru yang Akan Beroperasi Mulai 2026
JAKARTA, -Pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia diproyeksikan terus berlanjut pada 2026. Proyeksi tersebut sejalan dengan rencana pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang menargetkan sejumlah ruas tol baru mulai beroperasi maupun difungsionalkan untuk publik.Sejumlah ruas tol tersebut disiapkan untuk mendukung percepatan konektivitas nasional yang telah berlangsung sepanjang 2025.Ruas-ruas tol yang ditargetkan beroperasi pada 2026 tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga kawasan strategis nasional seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.Baca juga: 5 Ruas Jalan Tol yang Diprediksi Bakal Padat Saat Libut NataruKehadiran tol-tol baru ini diharapkan mampu memperkuat mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik antarwilayah.Tol IKNSalah satu proyek yang menjadi sorotan utama adalah jaringan Tol IKN di Kalimantan Timur. Berdasarkan rencana Kementerian PU, ruas tol ini dirancang untuk menghubungkan Balikpapan dan wilayah sekitarnya dengan kawasan inti Ibu Kota Nusantara.PTPP Progres pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 1B Segmen Bandara Sepinggan-Tol Balsam oleh PTPP. Sejumlah seksi Tol IKN ditargetkan tersambung dan dapat digunakan secara fungsional pada 2026, seiring berjalannya pembangunan kawasan pemerintahan baru.“Insya Allah pada pertengahan 2026 itu sudah nyambung semua, fungsional. Sudah teraspal sampai pertengahan 2026 ya. Itu sudah teraspal semua. Semua sisi,” ujar Hendro Satrio Kamaluddin, Kepala BBPJN Kalimantan Timur dikutip dari Kompas.com.Tol ini diproyeksikan menjadi tulang punggung akses menuju IKN, baik untuk kendaraan logistik maupun mobilitas masyarakat dan aparatur negara.Ruas Baru di Jawa dan SumateraSelain Tol IKN, BPJT bersama badan usaha jalan tol (BUJT) juga menargetkan beberapa ruas baru di Pulau Jawa dan Sumatera mulai beroperasi pada 2026.Ruas-ruas tersebut umumnya merupakan lanjutan koridor tol eksisting atau penghubung kawasan industri, pelabuhan, serta pusat pertumbuhan ekonomi baru.Di Pulau Jawa, pengoperasian tol baru diarahkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama dan meningkatkan konektivitas antarkota. Sementara di Sumatera, tol baru diharapkan memperpanjang jaringan Tol Trans Sumatera yang selama ini menjadi fokus pengembangan pemerintah.Dibuka Bertahap dan FungsionalBPJT menjelaskan, tidak semua ruas tol akan langsung beroperasi penuh secara komersial. Sejumlah ruas diperkirakan dibuka secara bertahap atau fungsional terlebih dahulu, terutama untuk mendukung arus lalu lintas pada periode tertentu seperti libur panjang atau hari besar nasional.Skema pembukaan fungsional ini kerap diterapkan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaat tol, meski proses penyempurnaan konstruksi dan kelengkapan fasilitas masih terus berjalan.Secara umum, pengoperasian tol-tol baru pada 2026 diharapkan tidak hanya memangkas waktu tempuh perjalanan, tetapi juga mendorong pemerataan ekonomi. Akses yang lebih cepat dan efisien diyakini mampu memperlancar distribusi barang, meningkatkan daya saing kawasan, serta membuka peluang investasi baru.Meski demikian, pemerintah mengimbau pengguna jalan tol untuk tetap mencermati informasi resmi dari Kementerian PU, BPJT, maupun operator tol terkait jadwal pembukaan, status operasional, serta tarif yang akan diberlakukan, mengingat setiap ruas memiliki kesiapan dan tahapan berbeda.Baca juga: Korlantas Siapkan Contraflow dan Satu Arah Saat Libur Nataru 2025Dengan berlanjutnya proyek jalan tol hingga 2026, jaringan jalan bebas hambatan nasional diproyeksikan semakin luas dan terintegrasi, melanjutkan transformasi infrastruktur transportasi darat di Indonesia.


(prf/ega)