Libur Nataru 2026, Jasa Marga Operasikan 37 Gardu Tol di Cikampek Utama

2026-02-02 21:33:37
Libur Nataru 2026, Jasa Marga Operasikan 37 Gardu Tol di Cikampek Utama
Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol meningkatkan kesiapan operasional di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menyusul tingginya arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo mengatakan sebanyak 37 gardu tol dioperasikan untuk memperlancar arus kendaraan.“Sebanyak 37 gardu tol terdiri dari 19 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama 1 arah Trans Jawa dan 18 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama 2 arah Jakarta,” ujarnya, Rabu.AdvertisementSelain kesiapan sarana transaksi, PT JTT juga menyiagakan petugas operasional di sejumlah titik strategis ruas Tol Trans Jawa selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Petugas disiagakan untuk mendukung pengaturan lalu lintas, layanan transaksi tol, pengamanan, dan pengendalian kendaraan, terutama pada jam puncak.Penyiagaan dilakukan selama 24 jam guna memastikan respons cepat terhadap potensi kepadatan, gangguan lalu lintas, serta kebutuhan pelayanan pengguna jalan. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-02 21:01