Malam Kelabu di Blang Awe, Rumah Asiah Hilang Dilumat Banjir

2026-02-04 22:56:52
Malam Kelabu di Blang Awe, Rumah Asiah Hilang Dilumat Banjir
PIDIE JAYA, - Suara gemuruh angin kencang di tengah hujan deras membangunkan Asiah dari tidurnya, Rabu dini hari. Hanya berselang menit, seketika air naik merendam rumahnya. Asiah panik tidak tahu air tersebut berasal dari mana. Dia baru sadar kalau itu banjir saat warga mulai berteriak dan berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.Banjir bandang melumat rumah Aisiah dan warga lainnya di Desa Blang Awe, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.Malam itu sekitar pukul 02.00 WIB, Asiah sambil memeluk buah hatinya menyelamatkan diri ke atas atap rumah.Baca juga: Bupati Aceh Timur: Rakyat Kami 2 Hari Tidak Makan…"Saat malam kejadian, suara dentuman di sungai itu luar biasa, enggak pernah kami dengar suara seperti itu. Saya peluk anak, sedih sekali, enggak tahu harus ngapain lagi.""Saat air sudah mulai naik kami enggak sempat lari lagi, harus naik ke atas atap rumah," katanya saat ditemui Kompas.com, Sabtu .Setelah beberapa saat berada di atas atap rumah, Asiah dan anak lelakinya kemudian dievakuasi warga menggunakan tali agar bisa turun untuk mengungsi ke tempat lebih tinggi. "Suami saya masih tinggal di atap rumah. Sementara kami ditarik pake tali, dibawa ke jalan (tempat tinggi), sampai di sana anak-anak sudah kedinginan, baju pun enggak ada. Alhamdulillah kami semua selamat," ujarnya sambil menangis./Zuhri Noviandi Asiah (kanan) warga Desa Blang Awe, Pidie Jaya, korban banjir yang saat ini mengeluhkan bantuan makanan dan air bersih.Asiah menyebutkan, dalam musibah itu tidak ada barang yang bisa diselamatkan selain baju di badan. Bahkan, rumahnya sendiri saat ini rusak parah tertimbun lumpur.Desa Blang Awe termasuk salah satu daerah yang terdampak parah di Pidie Jaya. Sejumlah rumah warga ada yang hilang tertutup lumpur bekas banjir. "Saat ini rumah kami memang hancur semua, enggak ada sisa. Sekarang tinggal di rumah tetangga sementara. Ini baju pun punya tetangga kami pakai," ucapnya. Selain itu, Asiah menceritakan, padi di dalam karung yang baru saja panen semuanya juga ikut hanyut dibawa air tanpa sisa. Baca juga: Hoax! Korban Meninggal Dunia akibat Banjir Aceh Capai 400 OrangMenurut Asiah, banjir melanda Desa Blang Awe kali ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya musibah banjir juga pernah merendam desanya, namun tidak terlalu parah. "Dulu ada juga banjir-banjir tapi enggak separah ini, dulu cuma sebetis, tapi sekarang emang tenggelam kita," tuturnya. Saat ini, sebut Asiah, kondisi warga di desanya kesulitan memperoleh air bersih. Selain kebutuhan makanan, paling mendesak adalah pakaian. "Pakaian anak-anak, susu, dan makanan. Itu yang kami butuhkan sekali saat ini. Kami memang butuh sekali bantuan dan perhatian dari bapak-ibu di luar sana," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-04 22:36