Sekolah Rakyat di Kalteng Baru Berjalan di Empat Daerah, Dinsos: Daerah Lain Masih Proses Verifikasi

2026-02-02 04:12:45
Sekolah Rakyat di Kalteng Baru Berjalan di Empat Daerah, Dinsos: Daerah Lain Masih Proses Verifikasi
PALANGKA RAYA, - Program Sekolah Rakyat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) baru berjalan di empat daerah, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan, dan Gunung Mas.Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng menyebut bahwa 10 daerah lainnya masih dalam proses verifikasi Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI).Kepala Dinsos Kalteng, Eddy Karusman, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat di Kalteng masih merupakan program rintisan yang dikomandoi oleh Kemensos.Baca juga: Tinjau Sekolah Rakyat Palangka Raya, Gubernur Kalteng: Sesuatu Tidak Ada yang Sempurna, yang Kurang Kita PerbaikiDisebut sekolah rintisan lantaran jumlah rombongan belajar (rombel) yang masih terbatas menurut jenjang tertentu, sesuai dengan jumlah siswa yang didata dari klasifikasi ekonomi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).“Untuk sementara Sekolah Rakyat di Kalteng ini masih di empat daerah, yang ada sekolah rintisan, yang lainnya sudah mengajukan proposal pembangunan, saat ini masih dilakukan verifikasi oleh kementerian (Kemensos),” beber Eddy Karusman kepada wartawan saat meninjau Sekolah Rakyat Palangka Raya, Rabu .Eddy menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Kemensos RI, setiap kabupaten/kota di provinsi minimal memiliki satu Sekolah Rakyat.Pemprov Kalteng, lanjut Eddy, berperan melakukan monitoring program dan meneruskan informasi dari Kemensos ke dinsos kabupaten/kota.“Kami mendorong supaya kawan-kawan di kabupaten/kota lebih aktif lagi mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya,” ucap Eddy.Dia memastikan bahwa seluruh proposal pengajuan pembangunan Sekolah Rakyat yang disampaikan oleh pemkab se-Kalteng sudah akan sampai pada tahap verifikasi oleh Kemensos.Pihaknya masih menunggu jadwal verifikasi tersebut.“Kemudian status lahan yang dijadikan lokasi gedung Sekolah Rakyat itu harus dipenuhi dulu, clear and clean, selain lahan juga jumlah siswa, prosesnya sudah berjalan, kemudian masyarakat yang tidak mampu untuk dijadikan siswa di sana,” tuturnya.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di Kalteng sejalan dengan semangat pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.“Dinas Pendidikan Kalteng akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan program ini berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Reza.Menurut Reza, program Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata dari upaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menjangkau, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar dan rasa percaya diri anak-anak.“Kami di Disdik Kalteng siap menjadi garda terdepan untuk memastikan Sekolah Rakyat berjalan sukses,” pungkas Reza.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-02 03:38