- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa rencana relokasi warga di Kecamatan Tallo bukanlah langkah yang tepat untuk menghentikan konflik antarkelompok yang kerap terjadi. Ia menyebut pemerintah lebih memilih menata kehidupan masyarakat dan memperluas lapangan kerja sebagai solusi utama.“Tidak di relokasi, itu masih sangat jauh masalah relokasi, tetapi bagaimana menata kehidupan mereka,” kata Munafri, atau Appi, kepada wartawan usai menghadiri pertemuan Kamtibmas, Kamis .Menurutnya, penataan sosial dan pembenahan lingkungan menjadi langkah penting agar konflik tidak kembali terulang. “Makanya kita harus masuk untuk membenahi kondisi masyarakat yang ada di sana,” ujarnya.Baca juga: Tawuran Pecah Lagi di Tallo, Satu Remaja Tewas Tertembak Senapan AnginAppi menyoroti bahwa konflik yang berulang di Tallo terutama merugikan warga, termasuk belasan rumah yang hangus terbakar. Ia menyampaikan bahwa Pemkot Makassar berencana membuka lapangan kerja sebagai bagian dari upaya pemberdayaan.“Iya, itulah yang saya bilang, lapangan kerja ini proses pemberdayaan,” ucapnya.Namun, ia mengakui bahwa sebagian besar pelaku konflik adalah anak-anak dan remaja berusia 14–15 tahun.Karena itu, pemerintah akan memprioritaskan pemulihan kondisi sosial warga sebelum program pemberdayaan digulirkan.“Bagaimana mau dikasih lapangan kerja kalau anak-anak yang di dalam 14-15 tahun yang belum sampai di wilayah kerja. Tapi semua ada cara yang harus kita lakukan,” katanya.Baca juga: Dugaan Bekingan Senapan Angin di Balik Tawuran Tallo, Warga Pertanyakan PelakuSosiolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Rahmat Muhammad, menilai ada lima faktor utama yang menyebabkan tawuran terus berulang di Tallo.Insiden terbaru bahkan menewaskan beberapa orang dan membakar tujuh rumah.“Setidaknya dari pendekatan sosiologis ada 5 faktor tersebut yang memungkinkan sampai terjadi (tawuran yang terus berulang) itu,” ujar Prof Rahmat.Lima faktor tersebut adalah lingkungan sosial tidak sehat, kesenjangan ekonomi dan pengangguran, pendidikan rendah, paparan konten kekerasan di medsos, dan doktrin konflik turun-temurun. Baca juga: Wali Kota Makassar Ungkap Penyebab Konflik dan Perketat Keamanan di Tallo Pascatawuran Berhari-hari
(prf/ega)
Wali Kota Makassar Tegaskan Relokasi Bukan Solusi, Konflik Tallo Perlu Penataan Sosial
2026-01-12 06:15:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:27
| 2026-01-12 05:49
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 04:55
| 2026-01-12 04:12










































