KULON PROGO, - Jalan mulus di ruas Sonyo - Watu Belah, Kolon Progo kini hanya cerita.Jalan ini dulu pernah mulus pada 1990-an dan menjadi andalan. Kini, kondisinya memprihatinkan dan ditinggalkan.Padahal ruas itu seharusnya menjadi penghubung wilayah di bagian bawah Perbukitan Menoreh dengan kawasan di atas bukit.Jalan ini, dulu dikenal pernah mulus pada 1990-an. Sekarang hampir tak menyisakan jejak. Aspal terkelupas, batu-batu mencuat tajam, dan kendaraan harus berguncang ketika lewat.Parjiyem (63), warga setempat masih mengingat betul bagaimana jalan itu dulu menjadi kebanggaan kampung.“Kalau dulu itu halus diaspal, tapi sekarang ya hancur,” kata Jiyem -sapaan akrabnya-, Kamis .Jiyem sudah tinggal di kawasan ini sejak kecil dan menyaksikan langsung bagaimana fasilitas publik yang dulu vital kini dibiarkan merana.Baca juga: Wajah Baru Pantai Glagah–Congot Kulon Progo, Serasa di BaliDulu, ini jalur ini sempat menjadi andalan, tapi sekarang ia merasa warga di sini sudah ditinggalkan. Jalan nyaris tidak menyisakan aspal.Hanya tanah dan susunan batu berantakan. Jiyem mengakui tidak tahu pasti berapa jauh jalan rusak ini."Hanya kira-kira setengah jam lagi sampai di jalan yang lebih baik di bawah," kata Jiyem.Jiyem mengaku lupa-lupa ingat akan dekade 1980-1990-an, karena begitu lamanya.Baca juga: Ricuh Suporter Voli di Kulon Progo Berujung Penusukan, Dua Orang Terluka Termasuk Anak di Bawah UmurJalan ini merupakan jalur pilihan masyarakat karena medannya yang lebih landai, lebih ramah dibanding rute lain yang memiliki kemiringan ekstrem yang lebih panjang.Namun kini kondisi berbalik. Kerusakan parah membuat warga justru menghindari jalur ini, terutama saat musim hujan yang licin dan rawan kecelakaan.Mbah Jiyem tetap menjalankan warung kelontong kecil di tepi jalan ini sejak tiga tahun lalu.Ia merasakan sendiri, lalu lintas yang dulu ramai kini makin sepi. Pembeli pun tak sebanyak yang ia harapkan.
(prf/ega)
Cerita dari Jalan Sonyo–Watu Belah di Kulon Progo: Dulu Jadi Andalan, Kini Ditinggalkan
2026-01-11 03:45:13
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:02
| 2026-01-11 02:48
| 2026-01-11 02:27
| 2026-01-11 02:26
| 2026-01-11 02:21










































