Jejak Perbankan China di Balik Bencana Ekologis Sumatera

2026-02-02 10:14:16
Jejak Perbankan China di Balik Bencana Ekologis Sumatera
JAKARTA, - Perkumpulan Transformasi untuk Keadilan Indonesia atau TuK Indonesia melaporkan, terdapat peran lembaga keuangan terhadap pembiayaan ke perusahaan yang eksploitatif dalam bencana ekologis di Sumatera.Kepala Departemen Advokasi dan Pendidikan Publik TuK Indoneisa Abdul Haris melaporkan, terdapat sekurang-kurangnya tujuh perusahaan yang terlibat aktif melakukan eksploitasi di Sumatera Utara.Perusahaan-perusahaan tersebut juga dihubungkan sebagai salah satu penyebab terjadi bencana di Sumatera.Bank yang memberikan pembiayaan untuk perusahaan-perusahaan tersebut didominasi oleh bank yang berasal dari China."Bank-bank ini dominasi dari institusi pembiayaan atau bank ini adalah bank yang berasal dari China dan menduduki peringkat paling pertama adalah bank dari China," kata dia dalam Konferensi pers Jejak Pembiayaan di Balik Bencana Ekologis Sumatera, Senin .Baca juga: Kerugian Banjir Sumatera Capai Rp 68,67 Triliun, Siapa Tanggung Jawab?Ia menambahkan, data tersebut menunjukkan bahwa investasi atau pembiayaan asing memiliki peran besar dalam industri ekstraktif di Indonesia.Hal ini juga terjadi pada industri ekstraktf lain misalnya adalah yang terjadi pada komoditas nikel di Maluku Utara."Ada banyak sekali bank China di sana terlibat pembiayaan," imbuh dia.DOK PRIBADI FEBRI Warga korban banjir di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu Hal serupa yang terasa adalah adanya kerusakan lingkungan yang masif terkait dengan segmen pembiayaan tersebut.Seiring dengan itu, himpunan bank milik negara (himbara) juga tampak masih menyalurkan pembiayaan ke beberapa perusahaan yang melakukan eksplorasi di Sumatera tersebut.Untuk itu Haris berharap publik membangun kesadaran dan meminta kepada perbankan untuk meninjau ulang pembiayaan yang memiliki potensi perusakan lingkungan tersebut."Kita bisa memberikan tekanan pada institusi keuangan bahwa pembiayaan yang kalian salurkan kepada perusahaan di Sumatera itu memiliki risiko yang tinggi terhadap kerusakan hutan," ungkap dia.Baca juga: Operasi Tambang Martabe Dihentikan, Wamen ESDM: Untuk Audit LingkunganDirektur Eksekutif WALHI Sumatera Utara Rianda Purba mengidentifikasi dalam 10 tahun terakhir terdapat lebih dari 10.000 hektare lahan yang berkurang di wilayah ekosistem Batang Toru, Tapanuli.Ekosistem Batang Toru ini merupakan penyangga siklus hidrologis wilayah yang saat ini terdampak banjir paling parah di Sumatera Utara.Secara total ekosistem Batang Toru memiliki luas sekitar 240.000 hektare yang terdiri dari kawasan hutan lindung, areal penggunaan lain (APL), hingga pemukiman."Jadi kami identifikasi ada 10.000 hektare lebih lahan yang berkurang di wilayah tersebut dan itu hasil kerja dari 7 perusahaan yang kami identifikasi," ungkap dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-02 09:36