7 HP Lipat Hadir di Indonesia pada 2025, Salah Satunya Bisa Dilipat Tiga

2026-02-04 03:31:52
7 HP Lipat Hadir di Indonesia pada 2025, Salah Satunya Bisa Dilipat Tiga
Ringkasan berita: - Tahun 2025 menjadi salah satu periode paling sibuk bagi pasar ponsel lipat (foldable phone) di Indonesia.Di Tanah Air, sejumlah vendor, seperti Huawei, Samsung, Vivo, Oppo, hingga Honor meramaikan pasar dengan membawa deretan ponsel lipat yang menawarkan pendekatan dan inovasi berbeda.Beberapa model, misalnya, ada yang hadir dengan desain tipis, sebagian lain mengusung layar besar, sementara beberapa produsen mencoba mengusung mekanisme layar lipat tiga (tri-fold phone).Adapun sepanjang tahun ini, setidaknya ada tujuh model ponsel lipat yang resmi dirilis di Indonesia. Berikut KompasTekno rangkumkan ketujuh ponsel lipat tersebut beserta fitur-fitur unggulannya. Baca juga: Gadget Pengganti Smartphone Sudah Jadi, OpenAI Siap Rilis Segera/Lely Maulida Ponsel layar lipat Huawei Mate X6 resmi meluncur di pasar Indonesia, Selasa .Huawei membuka pergerakan pasar foldable Indonesia tahun ini dengan meluncurkan Huawei Mate X6 pada Maret 2025. Huawei Mate X6 merupakan ponsel lipat flagship Huawei yang diklaim ringan dan tangguh.Smartphone ini memiliki ketebalan sekitar 4,6 mm saat dibandingkan, dan bobotnya hanya 239 gram. Dari sisi ketangguhan, Huawei Mate X6 ditunjang dengan kaca pelindung Kunlun Glass 2 yang diklaim dibekali kemampuan tahan jatuh hingga 25 kali dibanding kaca biasa. Ponsel ini juga dilengkapi dengan serat karbon yang tidak hanya ringan, tetapi juga tahan lama. Berkat berbagai dukungan itu, layar Mate X6 diklaim bisa menahan beban setara 150 kilogram.Di Indonesia, Huawei Mate X6 dijual Rp 29.999.000 untuk satu-satunya opsi RAM dan storage 12/512 GB. Informasi lengkap terkait spesifikasi dan fitur Huawei Mate X6, bisa dilihat pada artikel "Ponsel Lipat Huawei Mate X6 Rilis di Indonesia, Harga Rp 30 Juta".Kompas.com/Lely Maulida HP lipat tiga Huawei Mate XT UltimateSelain merilis Huawei Mate X6, vendor ponsel asal China tersebut juga meluncurkan Mate XT Ultimate. Ini merupakan ponsel lipat tiga (tri-fold) pertama mereka yang resmi hadir di Indonesia pada akhir April 2025.Huawei Mate XT Ultimate memiliki layar OLED dengan bentang seluas 10,2 inci, rasio 16:11, resolusi 2.232 x 3.184 piksel. Rasio 16:11 ini dipilih agar layar perangkat bisa dilipat menjadi tiga bagian. Layar ini ditopang dua buah engsel (hinge).Dimensi ketebalan ponsel ini cukup tipis dengan 3,6-4,8 mm ketika layar dibentangkan, dan 12,8 mm ketika ponsel dilipat sepenuhnya. Smartphone lipat ini juga dilengkapi tiga kamera belakang yang dimuat dalam modul berbentuk segi delapan.Di Indonesia, Huawei Mate XT Ultimate dijual seharga Rp 52.999.000 untuk varian 16 GB/1 TB. Informasi lengkap terkait spesifikasi dan fitur ponsel ini dapat dilihat pada artikel "HP Layar Lipat Tiga Huawei Mate XT Ultimate Rilis di Indonesia, Ini Harganya". 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 03:34