Karakter Sinterklas Pakai Baju Warna Merah Populer Berkat Iklan Minuman, Ini Sejarahnya

2026-02-02 02:16:11
Karakter Sinterklas Pakai Baju Warna Merah Populer Berkat Iklan Minuman, Ini Sejarahnya
– Rasanya sulit membayangkan suasana Natal tanpa kehadiran Sinterklas, sosok yang selalu dinanti menjelang hingga hari perayaan tiba.Tokoh ini dikenal dekat dengan anak-anak karena identik dengan kebiasaannya membagikan hadiah, mulai dari permen, pakaian, hingga berbagai mainan.Sinterklas juga kerap digambarkan sebagai pria lanjut usia bertubuh gemuk, berjanggut putih, dengan tawa khas bersuara berat yang mudah dikenali.Namun, ada satu hal yang kerap memunculkan rasa penasaran, yakni alasan mengapa Sinterklas hampir selalu digambarkan mengenakan topi, mantel, dan celana panjang berwarna merah.Sebagian orang meyakini bahwa busana merah tersebut berasal dari iklan Coca-Cola pada era 1930-an.Lalu, apakah anggapan tersebut benar? Berikut penjelasannya.Baca juga: Sejarah Tradisi Pohon Natal, Mengapa Menggunakan Pohon Cemara?Dikutip dari Komnpas.com, Minggu , Sinterklas sejatinya merupakan visualisasi dari Santo Nikolas atau Saint Nicholas.Ia adalah seorang biarawan dari Myra yang hidup sekitar abad ke-3 Masehi.Meski demikian, muncul anggapan bahwa citra Sinterklas modern diciptakan oleh perusahaan minuman bersoda asal Amerika Serikat, Coca-Cola.Hubungan antara Sinterklas dan Coca-Cola mulai ramai dibicarakan sejak dekade 1920-an.Baca juga: 15 Ucapan Natal ala Tokoh Dunia yang Bisa Digunakan, Ada Bunda Teresa dan Charles DickensPerusahaan minuman tersebut telah menampilkan Sinterklas dalam materi iklannya sejak tahun 1920.Pada masa tersebut, penampilan Sinterklas terlihat lebih ramping karena terinspirasi dari ilustrasi kartunis Thomas Nast.Selanjutnya, penggambaran karakter Natal ini diteruskan oleh seniman Fred Mizen.Mizen melukiskan Sinterklas tengah menikmati Coca-Cola di tengah keramaian, sebuah visual yang cukup mencuri perhatian publik saat itu.Dari sinilah, Archie Lee, eksekutif di agensi periklanan D’Arcy yang bekerja sama dengan Coca-Cola, menginginkan tampilan Sinterklas yang berbeda.Baca juga: Merry Christmas 2025, Ini 20 Ucapan Selamat Natal dalam Bahasa Inggris dan Artinya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 00:33