DJ Panda Minta Maaf Secara Terbuka ke Erika Carlina: Saya Khilaf Sebar Data Pribadi

2026-01-12 03:08:21
DJ Panda Minta Maaf Secara Terbuka ke Erika Carlina: Saya Khilaf Sebar Data Pribadi
JAKARTA, - Giovani Surya Saputra atau yang lebih dikenal sebagai DJ Panda angkat bicara terkait kasusnya dengan aktris Erika Carlina.Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa , DJ Panda menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada mantan kekasihnya tersebut.DJ Panda mengakui kesalahannya telah menyebarluaskan data pribadi Erika ke dalam sebuah grup WhatsApp.Baca juga: Kasus DJ Panda-Erika Carlina, Pintu Damai Terbuka dengan Satu Syarat"Saya atas nama Giovani Surya Saputra, memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Erika Carlina. Karena saya telah khilaf menyebarluaskan data pribadi milik Erika ke grup WhatsApp," kata DJ Panda sambil membaca secarik kertas.DJ Panda mengaku baru menyadari dampak fatal dari perbuatannya setelah melihat reaksi publik.Ia tidak menyangka tindakannya membuka rahasia kehamilan Erika justru memicu teror terhadap sang artis.Baca juga: Natal Spesial Erika Carlina: Pertama Bersama Andrew, Liburan Keluarga ke Bali"Saya baru menyadari dampak dari perbuatan saya tersebut... Hal tersebut ternyata berujung pada diterornya yang bersangkutan via DM selama masa kehamilannya," ujarnya.Lebih lanjut, DJ Panda menyatakan memaklumi langkah hukum yang diambil oleh pemeran film Pabrik Gula tersebut.Ia menilai laporan polisi yang dibuat Erika adalah bentuk naluri perlindungan seorang ibu terhadap anaknya.Baca juga: Erika Carlina Terima Proposal Perdamaian dari DJ Panda, Berisi Permohonan MaafOleh karena itu, ia berharap Erika bersedia membuka pintu damai dan mencabut laporan kepolisiannya."Saya berjanji, bila Erika memberi kesempatan saya untuk bisa berdamai dan Erika mencabut laporannya, saya akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya," tutur DJ Panda.Sebagai informasi, Erika Carlina melaporkan DJ Panda ke Polda Metro Jaya pada Juli 2025 lalu.Laporan tersebut teregistrasi terkait dugaan pengancaman dan penyebaran data pribadi, termasuk foto USG, yang dilakukan di grup fanbase.


(prf/ega)