Pasar Saham Mulai Beri Sinyal Balik Arah, Apa Pemicunya?

2026-02-05 04:30:56
Pasar Saham Mulai Beri Sinyal Balik Arah, Apa Pemicunya?
JAKARTA, – Pasar saham global dan domestik mulai menunjukkan sinyal perubahan arah setelah sempat diliputi pesimisme sepanjang tahun. Chief Investment Officer – Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Samuel Kesuma, menilai bulan Oktober menjadi titik balik penting yang menandai peralihan sentimen di pasar modal.“Pasar saham domestik dan global melanjutkan penguatan pada Oktober. Optimisme didukung oleh turunnya inflasi Amerika Serikat dan meredanya tensi dagang AS–China,” kata Samuel dalam laporan Seeking Alpha Edisi November 2025, di Jakarta.Menurut Samuel, data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan menjadi pemicu utama penguatan pasar. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa The Federal Reserve (The Fed) masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga, di tengah pelemahan sektor tenaga kerja.Selain itu, kesepakatan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menahan eskalasi tarif selama setahun turut meredakan kekhawatiran pasar global.“Meski tidak menyelesaikan persoalan inti, kesepakatan ini setidaknya mengurangi risiko tensi yang bisa mengguncang sentimen dalam waktu dekat,” ujar Samuel.Baca juga: Bubble Pasar Saham (Bagian II-Habis)Dari dalam negeri, pasar saham juga mendapat angin segar lewat stimulus tambahan senilai Rp 30 triliun yang digelontorkan pemerintah dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT).Menurut Samuel, stimulus tunai seperti ini memiliki dampak lebih cepat terhadap konsumsi masyarakat dibandingkan program sebelumnya, sehingga bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025.Ia menambahkan, pemerintah dan Bank Indonesia kini berada pada jalur kebijakan yang lebih selaras, sama-sama berfokus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. “Stimulus ekonomi total mencapai Rp 46 triliun untuk periode September–Desember, termasuk BLT yang langsung menjadi katalis bagi konsumsi,” ujarnya.Selain itu, belanja pemerintah masih berpotensi meningkat tajam di akhir tahun. Per September 2025, realisasi belanja baru mencapai Rp 2.234 triliun atau 63 persen dari target. Dengan asumsi belanja mencapai 100 persen, masih ada ruang belanja lebih dari Rp 1.200 triliun di kuartal IV.Baca juga: Menakar Pengaruh Hasil Kocok Ulang dan Aturan Free Float MSCI pada Pasar Modal RIMAMI juga menilai Bank Indonesia (BI) masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut setelah mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur Oktober.“Inflasi inti domestik masih rendah, sekitar 2,4 persen secara tahunan. Jika komponen emas dikeluarkan, inflasi inti hanya 1,9 persen. Dalam siklus sebelumnya, selisih BI Rate dan inflasi inti bisa turun hingga 160 basis poin, sementara kini masih di kisaran 235 basis poin,” jelas Samuel.Dengan kata lain, ruang pelonggaran moneter masih terbuka, terlebih di tengah ekspektasi ekonomi yang akan lebih menantang dalam beberapa kuartal ke depan.Baca juga: OJK dan Perkumpulan Analis Perkuat Stabilitas Pasar Modal RI


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-05 04:38