Tanamkan Nilai Kepahlawanan, Kemensos Ajak Siswa Wisata Sejarah di Monumen Palagan Lengkong

2026-01-11 03:34:52
Tanamkan Nilai Kepahlawanan, Kemensos Ajak Siswa Wisata Sejarah di Monumen Palagan Lengkong
TANGERANG SELATAN, – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional (IKPN) menggelar wisata sejarah di Monumen Palagan Lengkong, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis .Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025 dan diikuti ratusan siswa sekolah rakyat dari Jakarta, Tangerang, dan Tangsel.Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, kegiatan tersebut menjadi cara untuk mengenalkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda melalui pendekatan edukatif.Baca juga: Pedagang Protes Penyegelan Kios Pasar Pramuka, Sebut Tak Ada Dasar Hukum“Banyak kegiatan yang kita lakukan pada Hari Pahlawan ini. Salah satunya wisata sejarah hari ini, mengajak anak-anak SMA dari berbagai titik,” ujar Gus Ipul di Monumen Palagan, Kamis.Menurut dia, upaya membudayakan nilai sejarah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh lokal yang peduli terhadap pelestarian sejarah di wilayahnya.“Memang sedang ada penulisan sejarah yang melengkapi sejarah-sejarah yang sudah ada. Karena sejarah kita ini masih banyak yang bisa ditulis,” kata dia.Kemensos juga menggandeng Ketua Harian Yayasan 25 Januari 1946, Rani D Sutrisno, untuk memperkaya penulisan sejarah pertempuran Lengkong agar dapat memperkuat semangat kebangsaan di kalangan pelajar.Selain Kemensos, kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional (IKPN), Mutia Farida Hatta Swasono."Beliau yang mengajak kami semua untuk hari ini melakukan wisata sejarah di Lengkong,” kata dia.Baca juga: Derita Pencari Kerja Jakarta yang Kena PHK di Atas Usia 30Dalam kesempatan itu, Mutia mengenang kisah ayahnya, Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta, yang menunjukkan keteladanan dan pengorbanan besar dalam perjuangan kemerdekaan.“Pemimpin itu harus rela menderita. Karena itu Bung Hatta tidak menikah sampai Indonesia merdeka,” kata Mutia.“Waktu 17 Agustus 1945, Bung Karno yang mengingatkan, ‘kamu sudah lepas dari sumpahmu, pikirkan istri’. Tapi tidak dapat, jadi Bung Karno yang mencarikan istri untuk ayah saya,” sambung dia.Kegiatan wisata sejarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang digagas oleh Kemensos bersama Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional.Sebelumnya, Kemensos juga menggelar berbagai kegiatan seperti pemberian gelar pahlawan nasional dan penulisan sejarah perjuangan di sejumlah wilayah Indonesia.“Kita ingin anak-anak mengenal perjuangan bangsa, tidak hanya lewat buku, tetapi juga lewat tempat-tempat bersejarah seperti di Lengkong ini,” ujar Gus Ipul.Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air di kalangan pelajar.


(prf/ega)