Damkar Bengkulu: 10 Menit Harus Tiba di TKP, Pasang Bohlam Lampu Sampai Tangkap Ular

2026-01-12 07:25:26
Damkar Bengkulu: 10 Menit Harus Tiba di TKP, Pasang Bohlam Lampu Sampai Tangkap Ular
BENGKULU, - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu memberikan edukasi kepada puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Markas Komando (Mako) Damkar, Selasa .Kegiatan ini dipimpin Jupri Effendi, Komandan Regu III, Pos I, didampingi beberapa personel Damkar.Selama sekitar satu jam, Jupri dan timnya menjawab berbagai pertanyaan dari anak-anak mengenai tugas dan kegiatan Damkar."Ini tugas tambahan memberi edukasi pada siswa PAUD, hampir setiap hari ada saja siswa PAUD datang ke Mako ingin mengenal soal Damkar," ungkap Jupri sambil melepas topinya saat ditemui wartawan.Jupri juga menyampaikan rasa bangganya atas tingginya kepercayaan masyarakat kepada Damkar dalam beberapa waktu terakhir.Baca juga: Bayar Pelatihan Sendiri, Damkar Sumenep Berjuang dengan KeterbatasanKOMPAS.COM/FIRMANSYAH Jupri Effendi, Komandan Regu III, Pos I, Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar), Kota Bengkulu, (sebelah kiri).Ia mengisahkan banyak permintaan lucu dan sepele dari warga, seperti meminta Damkar untuk memasang bohlam lampu di rumah atau menangkap tikus."Mereka telpon ke kantor, minta bantuan masangin bohlam lampu, ada juga yang minta tangkapkan tikus karena merusak pakaian. Apapun permintaannya kami layani," ujarnya.Selain itu, mereka sering diminta untuk mengevakuasi ular atau melepas cincin.Erick Sagita, anggota Damkar lainnya, menegaskan kesediaan tim untuk memenuhi permintaan warga."Iya, permintaan warga kami siap laksanakan," tambahnya.Jupri menjelaskan, tugas Damkar saat ini tidak hanya meliputi pemadaman kebakaran, tetapi juga penyelamatan lainnya."Kami dituntut untuk melayani dengan senang hati, kami wajib melayani," tegasnya.Baca juga: Kisah Petugas Damkar Pamekasan, Kerap Dicaci hingga Bertaruh NyawaMenurut Jupri, tim Damkar memiliki prinsip untuk merespons laporan masyarakat dalam waktu 10 menit."Respons 10 menit harus sampai ke lokasi. Untungnya Kota Bengkulu belum macet, jadi respons 10 menit selalu bisa kita penuhi," jelasnya.


(prf/ega)