Stasiun Citayam Macet, Walkot Depok: Tak Ada Solusi Selain Underpass

2026-01-13 07:00:05
Stasiun Citayam Macet, Walkot Depok: Tak Ada Solusi Selain Underpass
DEPOK, - Wali Kota Depok Supian Suri menanggapi semrawutnya kemacetan di dekat Stasiun Citayam yang menurutnya sulit untuk ditangani.Melalui rencana jangka pendek, mengoptimalkan pengaturan lalu lintas dengan membangun underpass menjadi satu-satunya solusi yang bisa dikerahkan Pemerintah Kota Depok."Kalau jangka panjang ya memang harus (underpass). Enggak ada pilihan karena di situ kan crowded-nya bertumpuk-tumpuk," kata Supian saat ditemui Kompas.com di balai kota, Senin .Baca juga: Lalu Lintas Dekat Stasiun Citayam Tersendat, Angkot Ngetem dan Putar Arah SembaranganMenurut Supian, kemacetan di Citayam dipetakan menjadi tiga faktor penyebab.Salah satunya aktivitas masyarakat sekitar yang sibuk karena kereta bisa tiba di stasiun setiap 3-5 menit sekali."Kalau (alur itu) normal saja, ya jalanan kan sudah macet. Yang kedua, ada angkot ngetem di dekat situ, itu juga menjadi penyebab kemacetan," ujar Supian.Tak hanya itu, macet juga dikarenakan ruas jalan di sekitar lokasi sempit akibat terus bertambahnya jumlah kendaraan melintas.Ke depannya, Supian akan mendorong maksimal personel Dinas Perhubungan Depok untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar kemacetan lebih cepat terurai."Kita nanti coba diatasi dengan Dishub untuk diatur, tapi untuk ke depan tetap underpass menjadi pilihan yang harus (terealisasi)," kata dia.Pantauan Kompas.com di lokasi pada Jumat pagi, kemacetan mengular mulai terlihat dari titik dekat palang rel kereta untuk arus menuju Depok.Baca juga: Proyek Underpass Citayam Bakal Membentang 720 Meter di Depok-BogorKepadatan terus terlihat hingga Stasiun Citayam atau sekitar 100-200 meter.Sedangkan arus kendaraan dari Depok ke Bogor terpantau padat lancar meski sempat tersendat sebentar saat mendekati kawasan stasiun.Terdengar bunyi klakson dari pengendara motor, terlebih saat angkot berhenti di bahu jalan untuk menurunkan penumpang dan membuat macet.Hal ini berdampak pada penumpang di angkot lainnya yang memutuskan untuk turun lebih awal demi mengejar waktu masuk ke stasiun dan naik kereta.Kemudian, penumpang ojek online (ojol) ikut mengekori dan turun di bahu jalan setelah melihat macetnya dekat stasiun tak bergerak sekitar dua menit.


(prf/ega)